Terkait meningkatnya intensitas aksi kekerasan, aparat menduga ada faktor dinamika internal kelompok bersenjata di Yahukimo. Saat ini, kelompok tersebut disebut dipimpin oleh Akius Kobak, dengan Kopi Tua Heluka sebagai salah satu figur di bawahnya.Kopi Tua Heluka diketahui melarikan diri dari Lapas Wamena pada awal tahun lalu. Aparat menilai pelarian tersebut dapat memicu semangat baru di kalangan anggota kelompok.
“Kalau penjagaan lapas baik, tidak kabur. Kita sudah capek menangkap pelaku kejahatan, tapi di lapas kabur. Tahun lalu sudah tiga kali kejadian kabur,” ungkapnya.
Menurutnya, situasi keamanan di Papua, khususnya Yahukimo, membutuhkan kerja sama lintas pihak, termasuk penguatan sistem pemasyarakatan agar tidak kembali terjadi pelarian narapidana yang berpotensi memperburuk situasi keamanan.
“Kami pastikan akan terus meningkatkan patroli dan upaya penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat Yahukimo,” pungkas Kombes Yusuf. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…