

Anak-anak usia dini saat bermain di Pantai Dok II, Kota Jayapura pada Oktober lalu. BPBD keluarkan peringatan kepada masyarakat menyusul terjadinya dua kecelakaan laut di wilayah Papua sepanjang Januari 2025. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA- Kondisi perairan laut di wilayah Papua yang belum baik-baik saja mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua mengeluarkan peringatan kepada masyarakat. Ini juga menyusul terjadinya beberapa kecelakaan laut di wilayah Papua sepanjang Januari 2025. Peringatan tersebut disampaikan setelah insiden terbaliknya sebuah speedboat di perairan Saireri, Kampung Raiwuto, Kabupaten Waropen, Selasa (13/1).
Speedboat yang mengangkut sembilan penumpang itu terbalik akibat angin kencang dan gelombang tinggi. Seluruh penumpang dinyatakan selamat. Kejadian serupa juga terjadi di wilayah sungai Kabupaten Mamberamo Raya, Rabu (14/1). Sebuah speedboat bermuatan enam orang terbalik saat melintas di sungai tersebut. Dalam insiden ini, tiga penumpang berhasil selamat, sementara tiga lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan, di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda Papua. Apalagi sebelumnya di wilayah Yapen perahu yang membawa 16 orang terbalik dan sebagian besar hingga kini belum ditemukan.
Page: 1 2
Peristiwa ini menyebabkan sejumlah barang berharga raib, mulai dari uang tunai hingga perhiasan milik korban.…
Kepala Bandara Nabire, Benyamin Noach Apituley, membenarkan insiden ini melalui sambungan telepon. Ia menyatakan, “Pesawat…
Sejak resmi berdiri pada tahun 2023, Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa, S.H.,…
Edu menyampaikan, jika dirinya mendapatkan telpon dari anak almarhum. Dia menyampaikan kalau bapanya tiba-tiba tidak…
Tak berhenti di atas kapal, informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos aksi bentrok juga berlanjut di…
Dalil kurangnya informasi masuk ke lembaga representasi masyarakat adat Papua itu, yang mengakibatkan para investor…