

Bentrok dua kelompok warga di Jalan C. Heatubun Timika, Minggu (19/1/2025). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Sebanyak 6 orang menjadi korban dalam bentrok antara dua kelompok warga di Jalan C. Heatubun, Mimika, Papua Tengah, Minggu (19/1/2025). Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman membenarkan hal tersebut kepada wartawan Minggu malam.
Kapolres menerangkan, awalnya ada warga dari salah satu kelompok yang sedang memetik pinang di sekitaran lokasi kejadian. Warga yang sedang memetik pinang tersebut kemudian dipanah oleh oknum dari salah satu kelompok lainnya yang terlibat bentrok.
“Kemudian masyarakat ini dilarikan ke rumah sakit. Untuk korban sudah dicek oleh anggota ada enam orang luka panah dan sekarang sementara dirawat di RSUD,” beber Kapolres.
Kapolres juga membenarkan bahwa ada satu unit mobil yang dibakar. Yakni, mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi PA 1663 MX. Kapolres melanjutkan, saat ini situasi sudah terpantau kondusif. Pihaknya juga masih melakukan pendalaman terkait para korban yang terkena panah dari kubuh mana saja. Kapolres menyebutkan, dua kelompok yang terlibat bentrok tersebut masih memiliki hubungan keluarga, yakni sama-sama ber-marga Dolame.
“Ini kan konflik yang sudah lama, kemarin sudah damai, sekarang terjadi lagi,” ujar Kapolres.
Mengingat peristiwa ini terjadi di lokasi jalan menuju Bandara, Kapolres juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir karena aparat keamanan akan terus melakukan pengamanan dan menjamin kondusifitas keamanan di lokasi tersebut. Sedangkan, terkait dengan pelaku pihaknya masih melakukan pendalaman. Sementara itu, aparat keamanan sampai saat ini masih disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi bentrok susulan. (mww/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…