Categories: BERITA UTAMA

Komnas HAM Pelajari Pengaduan Keluarga Korban

Melchior Weruin (FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Dianggap kematian yang tidak wajar, keluarga korban Marius Batera (40) salah satu Tenaga Bantuan (TB) di salah satu perusahaan di Asiki, Kabupaten Boven Digoel telah melapor ke Komnas HAM RI.

Plh Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Melchior Weruin, SH., menyampaikan, pihaknya sudah menerima pengaduan dari keluarga korban, Senin (18/5). Saat ini, berkas pengaduan dari keluarga korban sedang didalami dan dipelajari.

“Kami sudah terima pengaduan dari Komnas HAM pusat sebagaimana keluarga korban sendiri yang melapor. Kami akan pelajari terlebih dahulu dan akan kita konfirmasi ke pengadu untuk meminta informasi lebih lanjut,” ucap Melki saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (19/5).

Untuk mendalami pengaduan tersebut lanjut Melki, pihaknya membutuhkan waktu satu hingga dua hari guna mengkonfirmasi ke berbagai sumber. Sebab, dengan kondisi saat ini, pemantauan hanya melalui informasi media.

“Kami juga akan mengontak pengadu untuk mengkonfirmasi beberapa hal dalam kajian kita, sehingga bisa merumuskan apa yang sesungguhnya terjadi saat itu hingga hilangnya nyawa manusia,” tuturnya.

Disinggung apakah Komnas HAM Papua akan ke Boven Digoel, Melki mengaku rasanya sulit melakukan hal itu di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Untuk itu, satu-satunya  cara yang bisa dilakukan yakni mencari sumber informasi dari beberapa media dan pihak terkait untuk mengkonfirmasi peristiwanya seperti apa.

“Saat ini yang bisa kita menyurat ke pihak terkait dalam hal ini  siapa yang diduga melakukan perbuatan itu. Kemudian meminta yang bersangkutan atau meminta institusi terkait untuk melakukan proses hukum dan meminta pertanggungjawaban atas perbuatan pelaku,” jelasnya.

Melki juga menyayangkan atas apa yang terjadi, Komnas HAM sendiri akan berupaya untuk mengungkap kasus ini secepat mungkin. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

5 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

5 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

6 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

6 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

7 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

7 hours ago