Categories: BERITA UTAMA

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Pemukaan Air Naik, Dianggap Berbahaya Bagi Keselamatan

JAYAPURA – Kunjungan wisata saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah nantinya diperkirakan akan terjadi di kawasan Pantai Holtekamp dan sekitarnya. Namun, di balik pesona garis pantainya yang membentang indah di pantai itu, tersimpan potensi bahaya yang tak bisa diabaikan.

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi sejak November dan diperkirakan berakhir pada April 2026 mendatang. Karena itu ia mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak rekomendasikan mandi apalagi berenang di pantai. Hal ini Orgenes sampaikan mengingat arus laut sementara ini sangat berbahaya.

Meski demikian ia tidak melarang masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya untuk berwisata di pantai itu, namun perlu di pahami harus mengutamakan keamanan terlebih dahulu dan jangan mengabaikan rambu-rambu yang telah dipasangkan.

“Untuk saat ini arus di pantai masih kuat, gelombang tinggi ini terjadi sejak November 2025 lalu hingga sekarang ini (Maret 2026) meski tidak setiap hari. Diprediksikan berakhir pada April 2026 mendatang. Kami sebagai pemilik pantai mengimbau kepada para pengunjung untuk tidak berenang karena gelombang masih tinggi, serta ikuti rambu-rambu yang ada disini,” kata Orgenes kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/3).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

16 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

20 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

1 day ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

1 day ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 day ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago