Fauzi menegaskan bahwa Yandi melakukan aksi tersebut dalam keadaan sadar dan tidak di bawah pengaruh minuman keras.
“Ini murni dilakukan karena rasa cemburu yang membara,” tambahnya.
Yandi telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 187 tentang kejahatan yang membahayakan keamanan umum bagi orang atau barang. Pasal ini mengancam hukuman penjara paling lama di atas lima tahun.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian material,” ungkap Fauzi. Yandi kini ditahan di rutan Mapolda Papua untuk menjalani hukuman lebih lanjut.
“Sekarang tersangkanya di tahan dan akan diperiksa lebih lanjut,” tegas Fauzi.
Diketahui peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Jumat, 14 Maret 2025 siang hari setelah waktu salat jumat dan kos-kosan yang terbakar merupakan milik H. Rajatampang. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…