Categories: BERITA UTAMA

Bulan Ini Pelaku Teror Molotov di Kantor Jubi Diumumkan

JAYAPURA – Sudah 62 hari lamanya kasus teror molotov di kantor Media Redaksi Jujur Bicara (Jubi) Papua belum terungkap. Padahal ketika itu ada penyampaian  dari penyidik bahwa semoga dalam waktu dekat pelaku sudah bisa diumumkan ke public.

Karena itu pada Selasa (1712/) Asosiasi Wartawan Papua (AWP) Mahasiswa, pekerja HAM dan kemanusian, kembali mendatangi Markas besar Polda (Mapolda) Papua, pada Selasa (17/12).

Adapun tujuan dari puluhan wartawan tersebut datang ke Polda Papua yakni menuntut aparat keamanan untuk segera menangkap para pelaku teror molotov yang menimpa kantor Redaksi Jubi pada, 16 Oktober 2024 lalu.

Ketua Asosiasi Wartawan Papua (AWP) Elisa Sekenyap mengatakan serangan bom molotov terhadap kantor redaksi Jubi pada, 16 Oktober 2024 merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan mengancam kebebasan pers.

Tak hanya itu para jurnalis ini juga menuntut Polda Papua Barat untuk segera mengungkapkan kasus yang menimpah pembela HAM senior di Tanah Papua, Yan Christian Warinussy pada, 17 Juli 2024 lalu.

“Kami mendesak polisi menangkap oknum para pelaku teror Molotov  pelaku penembakan di Manokwari,” ujar Elisa dalam orasinya, di Halaman depan Mapolda Papua, Selasa  siang.

“Dimana hukum dan keadilan bagi Kami. Apakah hukum tidak berlaku lagi di atas tanah Papua,” tambahnya. Dari pantauan Cenderawasih Pos dilokasi massa tampak membentang sepanduk berukuran kurang lebih 1×10 meter bertulis ’62 hari teror Bom Molotov di kantor Jubi dan 153 hari penembakan terhadap pembela HAM Yan Christian Warinussy.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

19 hours ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

20 hours ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

21 hours ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

22 hours ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

23 hours ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

24 hours ago