Categories: BERITA UTAMA

Buktar: Kami Tidak Deklarasi, Aparat Sengaja Bikin Pengalian Isu

JAYAPURA – Menanggapi pernyataan aparat kepolisian yang mengatakan bahwa penangkapan Buktar  Tabuni berkaitan dengan deklarasi United Liberation for West  Papua, (ULMWP) membuat Buktar Tabuni  angkat bicara. Ia secara tegas mengatakan bahwa aparat kepolisian melakukan pengalihan isu dengan menyampaikan hal yang tidak benar.

Dikatakan, sebenarnya kegiatan yang digelar tersebut tidak terkait deklarasi tapi merupakan kegiatan Parlemen West Papua sebagai agenda Tahunan dan sudah menjadi hal yang biasa.

Ia  bahkan menyayangkan sikap kepolisian yang masuk dan melakukan tindakan sewenang-wenang bahkan membongkar kediamannya. ” Masuk dipekarangan rumah orang itu harunya ada izin, kalau saya ada buat sesuatu boleh. Kami semua tenang, dan  mereka (aparat, red) bongkar barang sembarang dan ini kesalahan mereka menutupi perlakukan mereka dengan mengatakan ada deklarasi di media,” katanya.

Ia mengatakan polisi masuk tanpa surat pemanggilan dan obrak-abrik kamar miliknya dan ini  adlaah tindakan sewenang – wenang dari aparat.

“Kami setiap tahun rapat parlemen dan ini kami  dari daerah-daerah rapat terkait situasi di Papua, dan mereka  (Polisi) nilai ini deklarasi, padahal tidak. Sampai ada  HP Vivo kami dibanting dan layar HP pecah, ini keterlaluan,” katanya.

Buchtar  mengatakan, saat di Polresta Jayapura ia jelaskan kegiatan bahwa rencana pertemuan diadakan 11 Oktober,  tapi anggota ada yang tidak kumpul makanya di gelar Senin, (17/10) lalu.

  “Sehingga bahasa deklarasi itu hanya menutupi  keselahan mereka (Polisi), ini pembelahan diri dari penggeledaan di rumah saya tanpa izin dan untuk menutupi kesalahan itu, dan tidak ada surat perintah. Ini jelas pengalihan opini dengan menyebutkan  isu deklarasi, padahal kegiatan ini hanya rapat dengar pendepat dari Parlemen Nasional West Papua, bukann ULMWP dan mereka pake alasan Deklarasi ULWP dengan isu yang tidak benar, jadi  kami minta HP kami yang di curi polisi juga bisa dikembalikan,” katanya, (oel).

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PAPUA

Recent Posts

Kondisi Fiskal Papua Makin Berat Pasca Pembentukan DOB

Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…

2 hours ago

Akhirnya Tiga Warga Australia Dimejahijaukan

Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250…

3 hours ago

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

4 hours ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

5 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

6 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

7 hours ago