Categories: BERITA UTAMA

55 Atlet Ofisial Terpapar Covid-19, PB PON Lost Contact

55 Atlet Ofisial Terpapar Covid-19, PB PON Lost Contact

JAYAPURA- Pasca pelaksanaan PON XX Papua tahun 2021, dari total 66 pasien Covid-19 yang dirawat di Kota Jayapura, 55 pasien di antaranya merupakan atlet dan ofisial yang berasal dari luar Papua. 

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menyebutkan bahwa sebagian besar dari para atlet ini sementara tengah dirawat di kapal isolasi terapung KM Tidar, karena mereka tidak memiliki gejala.

Namun, Wali Kota BTM yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Kota Jayapura itu sedikit dibuat bingung, lantaran dalam penanganan altet terpapar Covid-19 ini, PB PON Papua sangat sulit untuk diajak berkomunikasi.

Apalagi sambung BTM, batas waktu KM Tidar beroperasi di Kota Jayapura menjadi tempat isolasi terapung itu hanya sampai tanggal 20 Oktober, besok. Setelah itu, harus dikembalikan lagi ke Kementerian Perhubungan melalui PT .Pelni yang berwenang terhadap pengoperasian kapal putih tersebut.

“Kita sulit melakukan komunikasi dengan PB PON Papua. Apalagi tanggal 20 Oktober ini kapal sudah harus dikembalikan ke Kementerian Perhubungan. Artinya, ini harus kita tangani cepat, sehingga jangan sampai atlet tidak diperhatikan,” ujar BTM, Senin (18/10) kemarin.

BTM mengaku sempat ditawarkan untuk menggunakan kapal yang lebih kecil yang difungsikan sebagai tempat isolasi terapung pengganti KM Tidar. Namun, dirinya menolak lantaran yang dirawat ini tak lain merupakan atlet PON dari daerah, atlet nasional, sehingga sudah semestinya mereka dihargai melalui pelayanan kesehatan yang optimal.

Diakuinya apabila komunikasi dengan PB PON PON terjalin baik, maka dapat disiapkannya hotel atau rumah sakit yang khusus merawat 55 atlet dan ofisial PON yang sementara  terpapar Covid-19 di Kota Jayapura.

“Ini atlet PON, atlet utusan dari daerah, atlet nasional, sehingga kita harus hargai mereka. Bagaimana komunikasi kita dengan PB PON sehingga harus ada hotel/rumah sakit untuk merawat 55 atlet dan ofisial yang terpapar Covid-19 di Kota Jayapura,” tambahnya.

 “Mereka ini tanpa gejala, sehingga saya harapkan komunikasi dengan PB PON. Sehingga mereka ini bisa ditangani khusus, agar pulih dan cepat dapat kembali ke daerah asalnya masing-masing. Dengan demikian, juga tidak menambah angka kasus di Kota Jayapura,” pungkasnya. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

RD Akui Adhyaksa FC Lawan Kuat

Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…

4 hours ago

Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…

6 hours ago

Owen Sebut 3 Paslon Ketum PSSI Papua Figur Hebat

Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…

8 hours ago

Persipura Batasi Kuota Tiket Kontra Adhyaksa FC

Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…

9 hours ago

Ketum Ajak Merahkan Lagi Stadion Lukas Enembe

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…

10 hours ago

PFA Cari Bakat 2026, Keliling Tanah Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan Timika

Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…

11 hours ago