Categories: BERITA UTAMA

Pj Wali Kota Jaypura: Tak Boleh Lagi Long March!

JAYAPURA-Pasca Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat situasi sedikit menghangat. Pendukung sang gubernur berencana mengadakan aksi demo pada Selasa (20/9) besok, sementara di sisi lain munculnya pesan berantai dari Gerakan Masyarakat Nusantara juga dinilai memperuncing keadaan.

Menyikapi hal tersebut Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si,. mengimbau kepada seluruh pihak-pihak yang terkait untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut karena bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan yaitu bisa menimbulkan bentrok ataupun juga mengganggu ketertiban umum.

Walaupun demikian,  pemerintah tidak membatasi bahkan tidak melarang untuk menyampaikan  aspirasi, namum dalam menyampaikan aspirasi seharusnya masyarakat  bisa melakukan dengan baik, dengan benar dan tidak mengganggu kepentingan umum,  apalagi Kota Jayapura masyarakat yang sangat heterogen masyarakat yang memiliki cinta damai

“Saya imbau jangan melakukan long march karena itu akan menimbulkan kemacetan, akan mengganggu aktivitas anak-anak sekolah, aktivitas ekonomi, aktivitas sosial masyarakat dan lainnya. Kalau memang ingin menyampaikan aspirasi dan sampaikanlah di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah, atau pihak keamanan,  kemudian kepada pihak yang ditunjuk ataupun ditujukanpun dari sistem perwakilan dapat menyampaikan itu kepada DPR.

  ” Sekali lagi saya mengimbau untuk tidak melakukan demo long march, saya juga minta kepada Kapolresta Jayapura Kota, Dandim  dapat mengamankan dengan mengawal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jayapura,”ucapnya, kemarin.

  Frans juga mengimbau kepada semua masyarakat Kota Jayapura untuk tidak mudah terprovokasi, atas  informasi-informasi yang bisa mengacaukan kehidupan bersama, mari semua menjaga Kota Jayapura yang penuh dengan kota yang damai,  hidup harmonis di antara satu dengan yang lain, masyarakat juga tidak diperbolehkan mendatangkan masyarakat di luar Kota Jayapura untuk demo supaya tidak mengganggu kehidupan bersama. (dil/wen)

newsportal

Recent Posts

11 Ribu Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan

Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…

25 minutes ago

Realisasi Dana Otsus Pemkot Capai Rp11,7 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…

55 minutes ago

Perkuat Sinergi, Pangdam XXIV/MT Temui Gubernur Papua Selatan

Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…

1 hour ago

Presiden Prabowo Salurkan 10 Ekor Sapi Kurban untuk Papua

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…

2 hours ago

Polisi Kembali Bongkar Sindikat Narkotika Golongan I

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…

2 hours ago

Tiga Warga Australia Segera Jalani Siidang di PN Merauke

Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…

3 hours ago