Categories: BERITA UTAMA

Polisi Dalami Kasus Penembakan   Direktur LP3BH Manokwari

MANOKWARI – Kepolisian Resor Kota Manokwari, Papua Barat, mendalami kasus penembakan terhadap Direktur Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy.

Insiden penembakan tersebut dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) saat korban keluar dari salah satu bank Himbara di kawasan Sanggeng Manokwari, Rabu, sekitar  pukul 15.45 WIT.

Kepala Bagian Operasi Polresta Manokwari Komisaris Polisi Wisnu Prasetyo mengatakan, kepolisian terus mengumpulkan bukti guna mengungkap identitas pelaku sekaligus motif penembakan terhadap advokat senior tersebut,

“Kami tidak mau berspekulasi. Sekarang kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara,” kata Wisnu.

Kepolisian, kata dia, sudah mengecek kamera pengawas (closed circuit television/CCT) milik bank Himbara tersebut namun tidak terekam karena kameranya mengalami kerusakan.

Oleh sebabnya, kepolisian kembali mengumpulkan alat bukti kamera pengawas dari sekitar lokasi kejadian perkara sembari memeriksa keterangan saksi termasuk keluarga korban.

“Keluarga korban yang bersama-sama dalam mobil melihat ada satu kendaraan yang ikut korban saat ambil uang di ATM, tapi intinya kami harus dalami lagi,” ucap dia.

Dia menjelaskan bahwa korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Provinsi Papua Barat setelah menderita luka tembak di dada bagian kiri, dan proyektil sudah berhasil dikeluarkan.

Hasil identifikasi terhadap proyektil yang bersarang di tubuh korban, dapat disimpulkan bahwa pelaku menggunakan senapan angin saat melancarkan aksi penembakan kepada korban.

“Penyelidikan akan terus berjalan. Korban masih mendapat perawatan medis, peluru sudah dikeluarkan. Pihak keluarga korban juga sudah buat laporan,” ucap Wisnu.

Direktur Amnesty Internasional Usman Hamid mengutuk keras aksi teror dan penembakan terhadap advokat pembela hak asasi manusia dan perdamaian di Tanah Papua.

Amnesty Internasional mendesak aparat kepolisian setempat untuk segera menangkap pelaku sekaligus mengungkap motif di balik penembakan Direktur LP3BH Manokwari.

“Penembakan itu adalah teror terhadap pribadi Yan dan kerja-kerjanya selama ini. Amnesty mendesak pihak berwenang segera mencari siapa pelakunya,” Usman Hamid. (antara)

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

12 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

13 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

14 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

17 hours ago