

Ikwan (60), korban penganiayaan di Masjid Al Ihklas Merauke saat dibawa warga untuk mendapatkan perawatan usai dianiaya pelaku saat kepergok hendak mencuri kotak amal dalam masjid Selasa (17/6/2025) (Istimewa)
MERAUKE– Seorang kakek bernama Ikwan (60) harus mendapatkan perawatan segera usai dianiaya menggunakan alat tajam oleh seorang pria yang diduga hendak melakukan pencurian kotak amal. Korban yang merupakan pensiunan ASN di Merauke ini tak bisa menghindar serangan pelaku karena dalam kondisi stroke.
Dia dianiaya oleh seorang pelaku yang hendak mencuri kotak amal yang ada di dalam Masjid Al-Ihklas di Gudang Arang Kelurahan Kamundu Merauke, Selasa (17/6/2025) sekira pukul 04.45 WIT. Pelaku kini dalam lidik pihak kepolisian. Korbanpun kemudian dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka alat tajam di sejumlah tubuhnya.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Kasi Humas AKP Prih Sutejo ditemui media ini membenarkan kasus penganiayaan yang dialami korban tersebut. Kasus ini lanjut Kasi Humas Pri Sutejo bermula saat korban ke masjid untuk Salat Subuh. Korban sendiri sudah dalam posisi stroke, namun ibadah salat subuh setiap paginya di masjid tidak ditinggalkan.
Saat berada di masjid bersama sejumlah jamaah lainnya, jelas Prih Sutejo, tiba-tiba pelaku masuk bersama dengan 2 temannya. Pelaku kemudian mengambil kotak amal tersebut.
‘’Pelaku sudah sempat memegang kotak amal itu, namun ada jamaah lainnya yang melihat kemudian merampas kotak itu sehingga terjadi saling tarik menarik dan kotak amal itu lepas dan terbuka sehingga uang yang ada di dalam kotak terhambur keluar,’’ jelasnya.
Melihat itu, pelaku kemudian mengeluarkan parang sehingga jamaah yang ada di dalam masjid tersebut lari menyelamatkan diri. Sementara korban yang mengalami stroke tersebut tidak bisa lari dan hanya pasrah saat pelaku datang menganiayannya.
‘’Korban sudah dibawa ke rumah sakit Angkatan Laut dan membuat laporan polisi,’’ jelas Prih Sutejo. Sementara pelaku, kata dia, dalam pengejaran Opsnal Polres Merauke.
‘’Kasus ini murni terkait dengan aksi pencurian dan penganiayaan dan para pelaku sedang kami selidiki,” tutup Kapolres. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…