

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz saat membopong peti jenasah di Bandara Mulia, Puncak Jaya untuk dikirim ke Timika selanjutnya dimakamkan, Jumat (16/5). (ist)
Dua Jenazah Dimakamkan di Serui
JAYAPURA – Pasca tertembaknya dua personel Satgas Operasi Damai Cartenz di Mulia, Puncak Jaya, Polisi mulai melakukan identifikasi dan pengejaran terhadap pelaku. Dugaan sementara pelaku berasal dari kelompok Ternus Enumbi. Ini sebagaimana disampaikan Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf Sutejo bahwa kedua jenazah telah diterbangkan ke Timika untuk selanjutnya dikirim ke kampung halamannya.
Penembakan ini terjadi Kamis (15/5) sore disekitar Kampung Usir, Distrik Mulia. Kata Kombes Yusuf penembakan terjadi saat kedua korban keluar dari posko untuk mencari bahan bakar minyak disekitar posko menggunakan motor beat warna merah. “Untuk pelakunya kuat dugaan dari kelompok Ternus Enumbi,” kata Yusuf.
Jadi setelah mendapatkan BBM dikatakan kedua personil ini kembali ke Posko BM QRF Gegana menggunakan kendaraannya namun jarak kurang lebih 50 meter dari posko, dua personil ditembak oleh salah satu pelaku menggunakan senjata api,” jelasnya.
Para personil ketika itu sempat menghindar dari serangan tersebut. Namun KKB langsung menembak korban di TKP selanjutnya pelaku melarikan diri ke arah tanjakan Merah Putih menuju Kampung Yamo, Puncak Jaya.
“Aparat mendapatkan informasi telah terjadinya penembakan langsung berupaya mengevakuasi korban untuk di bawa ke rumah sakit Mulia Puncak Jaya untuk penanganan medis,” ungkapnya
Yusuf menjelaskan untuk pelaku penembakan saat ini dalma pengejaran. Menurut warga sempat terjadi baku tembak karena warga Kampung Usir mendengar suara letusan senjata api diantara kedua belah pihak.
“Kedua korban dinyatakan meninggal sesaat setibanya di RSUD Mulia.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…