Dengan ditempatkannya pasukan di ibukota provinsi baru diharapkan selain mempermudah saat pergeseran pasukan juga memperkuat pengamanan di wilayah itu.
“Eskalasi saat pemilu terutama Pemilukada diperkirakan meningkat sehingga dengan keberadaan personel Brimob yang dibantu TNI diharapkan dapat membantu mengatasinya, ” harap Fakhiri.
Irjen Pol Fakhiri menambahkan, dengan penempatan personel Brimob itu selain berasal dari kesatuan di daerah tetapi juga penugasan.
Untuk Brimob penugasan akan tidak ditempatkan langsung berhadapan dengan masyarakat karena diperkirakan akan mudah terprovokasi dan cepat emosi sehingga nantinya yang di kedepankan tetap anggota Brimob Polda Papua.
“Kebijakan itu sudah diberitahukan ke Karo Ops Polda Papua karena mereka akan dipersiapkan sebagai pasukan PHH, ” jelas Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri. (antara)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam arahannya, Bupati Frans Mote menegaskan bahwa pembangunan 10 unit rumah ini tersebar di beberapa…
Dalam arahannya, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukan sekadar…
Wakil Mentri PUPR Diana Kusumastuti saat melakukan kunjungan kerja melihat lokasi pembangunan kantor Gubernur Papua…
Plt Sekda Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan data masyarakat miskin yang ada di Jayawijaya…
Namun, KPAI juga menekankan pentingnya strategi lanjutan agar kebijakan ini tidak mengabaikan hak anak atas…
Apresiasi penghargaan pemerintah daerah terbaik itu disampaikan atau diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Direkturat Jenderal…