Dengan ditempatkannya pasukan di ibukota provinsi baru diharapkan selain mempermudah saat pergeseran pasukan juga memperkuat pengamanan di wilayah itu.
“Eskalasi saat pemilu terutama Pemilukada diperkirakan meningkat sehingga dengan keberadaan personel Brimob yang dibantu TNI diharapkan dapat membantu mengatasinya, ” harap Fakhiri.
Irjen Pol Fakhiri menambahkan, dengan penempatan personel Brimob itu selain berasal dari kesatuan di daerah tetapi juga penugasan.
Untuk Brimob penugasan akan tidak ditempatkan langsung berhadapan dengan masyarakat karena diperkirakan akan mudah terprovokasi dan cepat emosi sehingga nantinya yang di kedepankan tetap anggota Brimob Polda Papua.
“Kebijakan itu sudah diberitahukan ke Karo Ops Polda Papua karena mereka akan dipersiapkan sebagai pasukan PHH, ” jelas Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri. (antara)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP meyatakan setelah mengikuti perkembangan pasca konflik yang terjadi…
Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…
Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…
Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…
Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…
Berdasarkan informasi yang terima dari penyidik Polda Papua terkait dengan praperadilan yang diajukan dari pihak…