Sementara Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu yang kebetulan berada di Jayapura langsung ke lokasi kejadian. Ninik mengecam aksi tersebut. Ia menganggap ini bagian dari pembungkaman kerja-kerja jurnalis di Papua.
“Saya ketua dewan pers mengecam keras terhadap semua tindakan terhadap teman-teman jurnalis,” tegasnya, saat mendatangi tempat kerjadian, Rabu (16/10).
Dikatakan jika ada hal yang tidak setuju dengan kerja jurnalis harusnya dibalas atau dilakukan dengan cara profesional berupa klarifikasi dengan memberikan hak jawab.
“Bukan dengan kekerasan apalagi intimidasi berupa teror semacam ini,” tandasnya.
Ninik meminta apara kepolisian dapat segera mengungkap pelaku. Dengan mengambil rekaman CCT maupun keterangan keterangan saksi di TKP.
“Semakin cepat terungkap semakin jelas, jangan sampai ada pembiaran dengan pelaku seperti ini,” tegasnya.
Diapun apresiasi terhadap aparat penegak hukum. Karena dapat merespon peristiwa dengan sigap.
“Kita percayakan aprat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini,” tutup Ninik. (kar/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…