Sementara Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu yang kebetulan berada di Jayapura langsung ke lokasi kejadian. Ninik mengecam aksi tersebut. Ia menganggap ini bagian dari pembungkaman kerja-kerja jurnalis di Papua.
“Saya ketua dewan pers mengecam keras terhadap semua tindakan terhadap teman-teman jurnalis,” tegasnya, saat mendatangi tempat kerjadian, Rabu (16/10).
Dikatakan jika ada hal yang tidak setuju dengan kerja jurnalis harusnya dibalas atau dilakukan dengan cara profesional berupa klarifikasi dengan memberikan hak jawab.
“Bukan dengan kekerasan apalagi intimidasi berupa teror semacam ini,” tandasnya.
Ninik meminta apara kepolisian dapat segera mengungkap pelaku. Dengan mengambil rekaman CCT maupun keterangan keterangan saksi di TKP.
“Semakin cepat terungkap semakin jelas, jangan sampai ada pembiaran dengan pelaku seperti ini,” tegasnya.
Diapun apresiasi terhadap aparat penegak hukum. Karena dapat merespon peristiwa dengan sigap.
“Kita percayakan aprat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini,” tutup Ninik. (kar/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III…
Ketua Panitia Pembangunan, Benhur Tomi Mano, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan kerinduan jemaat yang telah…
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Senator DPD RI Paul Finsen Mayor, Senator DPD…
Menurutnya, komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama menunjukkan keseriusan dalam…
Proses pengiriman berkas perkara milik tersangka RI selaku pengedar narkotika jenis sabu di Mimika yang…
Korban diketahui berinisial NR, berusia sekitar 40 tahun, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…