Categories: BERITA UTAMA

Ada Orang Papua yang Turut Menjadi Korban

JAYAPURA-Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, menyayangkan kejadian tersebut. Pasalnya dalam kejadian itu, yang turut menjadi korban adalah anak Papua.

“Sangat disayangkan karena ada orang Papua yang turut menjadi korban, kok di tanah kita yang diberkati masih ada yang menggunakan cara cara tidak manusiawi,” ucap Kapolda.

Ia pun berharap dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 RI. Masyarakat harus menghargai dan menghormati hak hidup sesama manusia di tanah Papua.

“Masyarakat yang ada di wilayah hukum Polda Papua bisa kembali membangun daerahnya, tinggalkan perbedaan. Jangan hidup dalam mimpi mimpi yang tidak berdasar, kesempatan untuk kita membangun daerah masing masing. Tak perlu terhasut atau terpancing dengan hal hal yang selalu membuat kita terpuruk di tanah sendiri,” bebernya.

Terkait dengan kejadian itu, Kepolisian Resor Nduga tengah melakukan penyelidikan intensif penembakan yang terjadi di Komplek Yosoma, Jalan Batas Batu, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Rabu (16/8). (ade/fia/wen)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

12 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

13 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

14 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

15 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

16 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

17 hours ago