

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri
JAYAPURA-Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, menyayangkan kejadian tersebut. Pasalnya dalam kejadian itu, yang turut menjadi korban adalah anak Papua.
“Sangat disayangkan karena ada orang Papua yang turut menjadi korban, kok di tanah kita yang diberkati masih ada yang menggunakan cara cara tidak manusiawi,” ucap Kapolda.
Ia pun berharap dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 RI. Masyarakat harus menghargai dan menghormati hak hidup sesama manusia di tanah Papua.
“Masyarakat yang ada di wilayah hukum Polda Papua bisa kembali membangun daerahnya, tinggalkan perbedaan. Jangan hidup dalam mimpi mimpi yang tidak berdasar, kesempatan untuk kita membangun daerah masing masing. Tak perlu terhasut atau terpancing dengan hal hal yang selalu membuat kita terpuruk di tanah sendiri,” bebernya.
Terkait dengan kejadian itu, Kepolisian Resor Nduga tengah melakukan penyelidikan intensif penembakan yang terjadi di Komplek Yosoma, Jalan Batas Batu, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Rabu (16/8). (ade/fia/wen)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…