Menurut Tan, solusi jangka panjang yang efektif untuk menyelesaikan konflik bersenjata adalah membuka ruang dialog yang jujur dan inklusif agar akar persoalan dapat dipahami dan dicari jalan keluarnya secara bersama.
Ia juga menyoroti bahwa konflik yang berkepanjangan tidak terlepas dari persoalan ekonomi yang belum tersentuh secara menyeluruh oleh pemerintah pusat. Ketimpangan pembangunan dinilai menjadi salah satu pemicu munculnya keinginan masyarakat tertentu untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Ini sebabnya pemerintah pusat harus hadir langsung. Kalau perlu, Presiden atau Wakil Presiden lebih sering datang ke Papua, melihat langsung kondisi masyarakat dan mendengar aspirasi mereka,” tegasnya.
Tan Wie Long menegaskan bahwa perdamaian merupakan fondasi utama dalam mendukung jalannya pembangunan di Papua. Ia yakin bahwa ketika masyarakat hidup dalam damai, maka semua aspek pembangunan akan berjalan dengan baik.
“Harus dibangun perdamaian yang dilandasi cinta kasih. Ini adalah fondasi utama. Jika masyarakat merasa damai, saya yakin Papua akan menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder di Papua untuk terbuka dan mendukung kehadiran Sekretariat Badan Percepatan Pembangunan Otsus Papua.
“Ini momentum penting untuk menyampaikan saran, pendapat, dan masukan demi kemajuan Papua. Mari kita semua membuka diri,” tutup Tan (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dimana dalam rapat ini tidak hanya dengan para guru, tapi dengan orang tua siswa. Ini…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pemerintah daerah bersama dengan forkopimda dan DPRK Jayawijaya…
‘’Putusan pengadilan harus kita jalankan karena itu hukum bagi kita semua,’’ kata bupati Yoseph Bladib…
"Regulasi dalam pembiayaan Kopdes Merah Putih sudah sangat jelas baik dari dana desa dan negara…
Bupati Mimika Johannes Rettob pun menepis isu miring tentang pengelolaan dana divestasi saham PTFI tersebut…
Pihaknya, lanjut dia, telah meminta bantuan kepada Keamanan Laut (Kamla) dan Radio Pantai untuk kapal-kapal …