

Direskrimsus Polda Papua, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh saat mengecek barang bukti BBM bersubsidi yang diduga ditimbun di dua lokasi, akhir pekan kemarin. (FOTO: Polda Papua)
Amankan Lima Orang Terduga Penimbun BBM
JAYAPURA – Pengembangan informasi yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Papua akhirnya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar dengan lokasi di belakang kantor ATR Sentani, Kabupaten Jayapura dan di Pasar Youtefa Abepura.
Polisi berhasil menyita ratusan liter solar yang masih memungkinkan akan dikirim ke luar Jayapura. Tak hanya itu ada beberapa unit mobil maupun truk serta alat untuk memindahkan BBM juga ikut diamankan.
Di lokasi Pasar Youtefa polisi mengamankan empat orang masing – masing berinisial AS, AA, Ir dan Sa sedangkan di belakang kantor ATR polisi hanya mengamankan seorang pria berinisial K.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan bahwa pengungkapan ini dilakukan pada Jumat (14/4) sekira pukul 13.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT.
Berawal dari laporan masyarakat bahwa adanya penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar di Pasar Yotefa. Dari informasi tersebut personel langsung melakukan penyelidikan dan pada hari Jumat tanggal 15 April 2022 lokasinya didatangi.
“Personel Dit Reskrimsus Polda Papua bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat sejak pukul 10.00 Wit dan berhasil mengamankan sejumlah truk pengangkut solar bersubsidi tersebut beserta sopirnya sekitar pukul 20.00 Wit di sekitar Pasar Youtefa, Kota Jayapura,” ungkap Kamal.
Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit truk warna kuning merk Mitsubishi dengan nomor polisi DS 7673 J No. rangka : MHMFE75P6EKO30132 no mesin 4D34T-K26680, satu kunci mobil, satu buah potongan galon (untuk corong), satu buah mesin pompa, empat buah selang dengan panjang kurang lebih 1 meter, delapan buah jerigen ukuran 35 liter warna biru yang berisikan solar, tiga buah jerigen warna kuning ukuran 20 liter yang berisikan solar dan empat buah drum plastik warna biru ukuran 200 liter yang berisikan solar.
Dit Reskrimsus Polda Papua masih terus menyelidiki kasus tersebut karena tidak menutup kemungkinan pelaku bukan hanya satu orang melainkan adanya keterlibatan oknum petugas di SPBU. (ade/roy/nat)
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…