

Kasatgas ODC,Brigjend Pol Faisal Ramdhani
Polisi Telusuri Pendanaan Pembelian Senpi dan Amunisi
JAYAPURA-Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faisal Ramdhani, mengungkapkan bahwa penyidik Polda Papua saat ini tengah mendalami perkembangan kasus penyelundupan senjata api dan amunisi yang melibatkan jaringan Yuni Enumbi.
Adapun penyidikan difokuskan pada nilai jual senjata api dan amunisi yang diduga kana dijual kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Hal ini dilakukan untuk mengungkap asal-usul dana sebesar Rp 396,6 juta yang berhasil disita dari rekening Yuni Enumbi.
“Kami saat ini sedang mendalami sumber dan aliran dana dari jaringan ini,” ujar Faisal Kamis (13/3). Dalam perkembangan awal, Yuni Enumbi diketahui membeli 6 pucuk senjata api dan 882 amunisi di Surabaya dengan dana sebesar Rp1,3 miliar.
Penyidik dari Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur (Jatim), dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, dana tersebut berasal dari organisasi tertentu.
“Kami belum dapat memastikan asal dana Rp1,3 miliar tersebut, namun penyidikan sudah mengarah ke sana,” jelas Faisal.
Senjata dan amunisi tersebut rencananya akan dijual kepada KKB pimpinan Lerimayu Kelengen, yang diduga terafiliasi dengan kelompok KKB pimpinan Lekagak. Lekagak sendiri memiliki koneksi dengan sejumlah KKB di wilayah tersebut.
“Kami sedang memverifikasi asal dana Rp1,3 miliar ini darimana,” tambah Faisal.
Terkait dugaan bahwa dana tersebut berasal dari dana desa, Faisal menegaskan bahwa belum ada hasil penyelidikan yang menguatkan dugaan tersebut.
“Kami belum bisa memastikan apakah dana ini berasal dari dana desa atau tidak, karena penyelidikan masih berlangsung,” tegasnya.
Faisal pun mengungkapkan harga senjata api yang diperdagangkan bervariasi, baik untuk senjata pendek maupun laras panjang.
“Harganya berbeda-beda, namun kami belum bisa memberikan rincian lebih lanjut karena pemeriksaan masih berfokus pada aspek tersebut,” ujar Faisal.
Page: 1 2
Perkara tersebut kini telah dilimpahkan Unit PPA Satreskrim Polresta Sorong Kota ke Kejaksaan Negeri Sorong…
Majelis rakyat Papua Provinsi Papua Tengah melalui Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua…
Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke masih mengalami kekurangan tenaga guru untuk mendukung proses belajar mengajar…
Pemerintah Kabupaten Merauke memastikan program pembangunan perumahan bagi masyarakat akan terus dilakukan setiap tahun untuk…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk membangun rumah sakit tipe…
Padahal, ketiga gedung kantor tersebut dibangun hampir bersamaan. Akibatnya, para pimpinan, anggota dan secretariat MRP…