Categories: BERITA UTAMA

Befa: Mau Vaksinasi Silakan, Tidak Mau Tidak Dipaksa

Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom (tengah) saat menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada ketua BPP-PGBP wilayah Jayapura – Keerom Arenius Kogoya, di Kota Jayapura, Selasa (16/2). ( FOTO: Ray for Cepos)

*Pemda Lanny Jaya Salurkan Bantuan Covid-19

JAYAPURA – Bupati Lanny Jaya, Befa Yigibalom mengaku bahwa Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya tidak akan memaksa masyarakatnya untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Menurut Befa, masyarakat Lanny Jaya diberikan kebebasan untuk memilih menerima vaksin atau menolak.

“Bagi masyarakat yang ingin divaksin, silakan, sedangkan jika tidak ingin ya tidak apa-apa. Kami tidak memaksa itu,” ungkap Befa kepada Cenderawasih Pos di Kota Jayapura, Selasa (16/2).

Bupati Befa juga menuturkan, bila sampai saat ini, mereka belum mengetahui soal kuota vaksin yang akan diterima oleh Pemkab Lanny Jaya. “Soal vaksinasi, kami belum menerima dan saya juga belum tahu jatah vaksin yang akan kita dapatkan nanti,” ujar Befa.

Tapi soal peralatan rumah sakit hingga tenaga kesehatan yang ada di Lanny Jaya menurut Befa, sudah sangat memadai untuk penanganan Covid-19.

“Soal peralatan rumah sakit dan tenaga kesehatan yang kita miliki saat ini tidak ada masalah. Kita juga sekarang sudah punya alat untuk tes swab antigen. Tenaga kesehatan juga semua lengkap, kami juga punya dokter spesialis,” kata Befa.

Bahkan menurutnya, Pemkab Lanny Jaya saat ini tak lagi melakukan pembatasan aktivitas, dan kini mulai menerapkan pola hidup yang baru atau new normal. “Lanny Jaya sudah tidak berlakukan waktu pembatasan lagi. Namun, kami tetap melakukan sosialisasi protokol kesehatan di era new normal dan pola hidup sehat kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu, Pemerintah Lanny Jaya melalui Dinas Sosial, Selasa (16/2) menyalurkan bantuan Covid-19 kepada warga baptis yang ada di Kota/Kabupaten Jayapura dan Keerom di  Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (BPP-PGBP).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lanny Jaya, Usman Yikwa menjelaskan bahwa bantuan berupa uang tunai tersebut hanya diperuntukan bagi warga Baptis yang bermukim di Kota  dan Kabupaten Jayapura serta Kabupaten Keerom.

“Totalnya ada 960 kepala keluarga. Dimana setiap kepala keluarga kami berikan Rp 700 ribu. Kami sudah salurkan secara simbolis lewat pengurus gereja dan gembala sidang sesuai dengan jumlah penerima manfaat di masing-masing jemaat setempat. Jadi kami berharap, dana bantuan yang kami berikan ini bisa memenuhi kebutuhan keluarga warga baptis,” kata Usman Yikwa.

Usman juga membeberkan bahwa awalnya bantuan tersebut hanya diperuntukan bagi masyarakat Lanny Jaya yang ada di tiga kabupaten/kota tersebut. Namun pada akhirnya diberikan kepada seluruh warga Baptis. Karena sejatinya, hampir seluruh masyarakat Lanny Jaya merupakan warga Baptis.

“Sebetulnya bantuan ini hanya diberikan kepada warga baptis asal Lanny Jaya saja. Tetapi, Bupati meminta untuk memberikan dan memperhatikan warga baptis yang berada di wilayah Jayapura dan sekitarnya,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Ketua BPP-PGBP wilayah Jayapura – Keerom, Arenius Kogoya memberikan apresiasi kepada pemerintah Lanny Jaya yang turut memperhatikan warga Baptis yang ada di wilayah kota/kabupaten Jayapura dan Keerom di tengah pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada pemerintah Lanny Jaya membantu kami menghadapi Covid-19 ini, kami telah mengatur setiap gembala gereja yang menerima bantuan tersebut, nanti mereka yang akan membagikan kepada setiap keluarga yang menerima,” pungkasnya. (eri/nat)

newsportal

Recent Posts

Ratusan Warga Sambut Kunjungan Gubernur Apolo Safanpo di Warse dengan Perahu Tradisional

Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…

33 minutes ago

Gubernur Berharap Asrama SMAK Asmat Jadi Tempat Pendidikan Budi Pekerti

Gubernur  Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…

2 hours ago

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

3 hours ago

Pemkab Puncak Jaya Perkuat Jiwa Kewirausahaan Pemuda

  Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…

4 hours ago

IDI Jayawijaya Didorong Bentuk 7 Cabang di Wilayah Papua Pegunungan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…

5 hours ago

Pemuda Yakonde Miliki Tekad Mengubah dari Dalam

Utamanya adalah terkait karakter yang erat kaitannya dengan lingkungan dan pergaulan anak muda. Ondoporo Keray,…

6 hours ago