

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melakukan peninjauan pelaksanaan MBG di SMA Negeri 1 Wamena. Rabu (14/1). (foto:Deni/Cepos)
WAMENA-Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meminta kepada dapur penyedia untuk memperhatikan makanan yang disajikan, serta waktu distribusi perlu mengikuti petunjuk dari sekolah usai mendapatkan masukan dari siswa penerima manfaat dan sekolah.
Hal ini disampaikan saat meninjua pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Wamena, Rabu (14/1) kemarin.
Wapres RI mendapat masukan langsung dari para siswa yang menerima manfaat dari program tersebut sehingga ada beberapa hal yang perhatian khusus terutama dalam penyajian menu makanan, serta waktu distribusi makanan ke sekolah.
“Kalau dilihat sudah berjalan baik, hanya saja untuk jasa penyedia makanan ini perlu memperhatikan menu yang disajikan lagi, dan waktu distribusi makanan makanan bisa disesuaikan dengan waktu yang ditentukan oleh sekolah,” ungkapnya di SMA Negeri 1 Wamena. Rabu (14/1)
Di tempat yang sama Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH mengaku peninjauan makanan bergizi gratis ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat untuk seluruh Indonesia dan dipastikan program tersebut sudah berjalan di seluruh wilayah termasuk Jayawijaya.
“Pegecekan terhadap MBG ini untuk memastikan apakah program tersebut telah berjalan atau tidak karena ini menjadi satu program prioritas nasional,”ujarnya.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…