Categories: BERITA UTAMA

Baru Kota Jayapura dan Pemkab Keerom Siapkan Dana Pemilu

JAYAPURA– Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua,  Steve Dumbon mengatakan sampai saat ini baru ada dua daerah yang sudah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), antara pemerintah daerah dengan Bawaslu dan KPU.

“Sesuai undang undang nomor  7  tahun 2013, tentang Pemilu, pemerintah daerah diwajibkan untuk membantu dalam pelaksanaan Pemilu, itu ditindaklanjuti dengan surat edaran,  Menteri Dalam Negeri Nomor nomor 900 untuk KPU dan 901 untuk pemerintah provinsi maupun kabupaten/ kota, memerintahkan supaya segera membahas dan merasionalisasikan dana hibah untuk Pemilu tahun 2024,” kata Steve Dumbon, Jumat (13/10) kemarin.

Dikatakan, sampai saat ini, baru dua daerah yang sudah menandatangani NPHD itu, yakni Pemkot Jayapura dan Pemkab Kerom. Sementara Provinsi Papua juga belum melaksanakan bersamaan dengan tujuh kabupaten lain di Papua.

“Yang lainnya masih dalam proses, pendekatan, pembicaraan, pembahasan dengan tim anggaran masing-masing daerah setempat, karena soal tawar menawar. Di dalam surat edaran menteri  nomor 900 itu disebutkan bahwa pemerintah daerah wajib hukumnya untuk mencairkan 40 persen tahap pertama dari total dana Pilkada yang diajukan oleh KPU,” bebernya.

Pihaknya sudah melaporkan kondisi  ini kepada penjabat Gubenur Papua , Dr. Ridwan Rumasukun, untuk  dapat mengambil langkah terkait persoalan ini. Apalagi kata dia, anggaran iji sangat dibutuhkan, supaya KPU bisa menjalankan tugas dan tanghung jawabnya, terutama tentang tahapan tahapan pemilu 2024 mendatang.

“Sehingga pak gubernur mengambill langkah untuk mengundang kepala kesbangpol provinsi, kota, kabupaten. Ketua KPU Provinsi Papua, kota dan kabupaten untuk nanti akan diadakan Rakor persiapan Pilkada pada tanggal 25 Oktober nanti” bebernya.

“Jadi kemungkinan bagi kabupaten/kota yang belum tanda tangan NPHD,  atau dana Pilkadanya belum jelas, ya  gubenur akan pakai kekuasaannya untuk harus diselesaikan,” tambahnya.

Dia menambahkan, semestinya akhir Oktober ini masing masing daerah sudah harus menyelesaikan bagian tersebut, karena November nanti sudah masuk dengan tahapan Pemilu. (roy/wen)

Juna Cepos

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

4 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

8 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

9 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

10 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

11 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

12 hours ago