Categories: BERITA UTAMA

ULMWP: Masyarakat Harus Siap Melawan

Dari Peringatan New York Agreement 15 Agustus

JAYAPURA – Pada 15 Agustus 2025 Papua memperingati 63 tahun perjanjian New York Agreement (Perjanjian New York) yang ditandatangani oleh kerajaan Belanda dan pemerintah Indonesia yang dimediasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kantor Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.

Hanya saja bagi masyarakat Papua perjanjian ini merupakan hal yang melecehkan. Ini ditambah pelaksanaan penentuan pendapat rakyat (PEPERA) dengan cara yang dipraktekan pada 1969, menjadi pelengkap derita masyarakat.

Menurut Markus Haluk selaku Sekretaris Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) selama 63 tahun ada 26 operasi besar dilancarkan aparat diberbagai tempat. Saat ini, konflik terus terjadi dan eskalasinya terus meningkat. Ia mencatat bahwa ada 75.000 warga sipil sedang mengungsi di 9 Wilayah konflik di West Papua.

Banyak warga sipil, termasuk hamba Tuhan, anak-anak, kaum ibu di Intan Jaya, Nduga, Puncak Papua, Maybrat, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya, Lany Jaya, Yahukimo, Paniai, Dogiyai, Timika dan Wamena.

Menase Tabuni, Presiden Eksekutif ULMWP menegaskan Kembali bahwa Orang Papua tidak mempunyai masa depan hidup bersama Indonesia.

“Karena itu kami menyerukan kepada rakyat Papua untuk melindungi dan menjaga diri. Kami juga menyerukan untuk menolak setiap kebijakan kolonial Indonesia dan bersiap melakukan aksi protes perlawanan demi membela harga diri, bangsa dan tanah air,” jelas Menase.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: KnpbULMWP

Recent Posts

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

7 hours ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

8 hours ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

9 hours ago

Perbaikan Fasilitas Layanan Hingga BPJS Jadi Langkah Prioritas

Namun di balik rutinitas itu, tak ada yang menyangka bahwa hari itu akan menjadi berbeda.…

10 hours ago

Sebagian Ditampung Kerabat, Seorang Janda Tiga Anak Masih Bingung Cari Tempat

Di depan sebuah masjid di kawasan Kodam, dua perempuan lanjut usia duduk bersandar. Di sekeliling…

11 hours ago

RKPD TA 2027 Jayawijaya Mengacu Enam Prioritas Kebijakan Pemerintah

Pj Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan enam prioritas kebijakan pemerintah kepada peningkatan…

12 hours ago