Categories: BERITA UTAMA

Warga Nilai Razia Aparat Gabungan Sedikit Berlebihan

Dandim 1702/Jayawijaya : Razia Upaya Bersama Menciptakan Stabilitas Keamanan

WAMENA – Razia Aparat Gabungan TNI/Polri dalam beberapa waktu terakhir dinilai agak berlebihan oleh masyarakat pasalnya banyak yang menuding dalam grup media sosial, dua institusi keamanan terbersar di wilayah Kabupaten Jayawijaya melakukan razia sampai ke dalam rumah warga dan menyita alat pertanian.

Warga menilai razia yang dilakukan aparat keamanan ini membuat masyarakat tidak nyaman dalam melakukan aktifitas, akan tetapi apabila dilihat sebelum adanya serangkaian kejadian penembakan di wilayah Jayawijaya, razia seperti ini sudah selalu dilakukan aparat dengan sasaran miras dan alat tajam yang dibawah oleh masyarakat.

Ketua LMA Distrik Ibele Loudwik Mosib, menyatakan razia yang dilakukan oleh aparat gabungan saat ini, sebenarnya merupakan hal yang baik dan didukung apabila dilakukan di setipa pintu masuk ke kota wamena maupun dalam kota, namun kalau razia ini dilakukan dalam rumah warga sebaiknya di hentikan.

“Kalau razia di setiap pintu masuk kota Wamena dengan tujuan agar warga tidak membawa alat tajam atau peralatan perang masuk ke dalam kota Wamena ini cukup baik, tapi kalau razia di rumah -rumah terhadap alat -alat seperti parang, kampak dan sekop ini juga salah karena itu digunakan untuk bekerja kebun,”bebernya Jumat (13/6)

Sementara itu dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya kembali melaksanakan patroli dan sweeping gabungan bersama personel Polres Jayawijaya dan Satuan Brimob.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di sejumlah titik rawan di seputaran Kota Wamena.

Patroli dimulai dari Makodim 1702/Jayawijaya dan menyusuri sejumlah jalan protokol, kawasan pasar, pemukiman padat penduduk, hingga titik-titik yang dianggap rawan gangguan keamanan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

8 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

9 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

9 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

10 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

10 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

11 hours ago