

Aparat Gabungan TNI/Polri saat melakukan razia di wilayah Kampung Pikhe Hom-Hom Distrik Hubikosi Jumat (13/6) (foto:Denny/ Cepos)
Dandim 1702/Jayawijaya : Razia Upaya Bersama Menciptakan Stabilitas Keamanan
WAMENA – Razia Aparat Gabungan TNI/Polri dalam beberapa waktu terakhir dinilai agak berlebihan oleh masyarakat pasalnya banyak yang menuding dalam grup media sosial, dua institusi keamanan terbersar di wilayah Kabupaten Jayawijaya melakukan razia sampai ke dalam rumah warga dan menyita alat pertanian.
Warga menilai razia yang dilakukan aparat keamanan ini membuat masyarakat tidak nyaman dalam melakukan aktifitas, akan tetapi apabila dilihat sebelum adanya serangkaian kejadian penembakan di wilayah Jayawijaya, razia seperti ini sudah selalu dilakukan aparat dengan sasaran miras dan alat tajam yang dibawah oleh masyarakat.
Ketua LMA Distrik Ibele Loudwik Mosib, menyatakan razia yang dilakukan oleh aparat gabungan saat ini, sebenarnya merupakan hal yang baik dan didukung apabila dilakukan di setipa pintu masuk ke kota wamena maupun dalam kota, namun kalau razia ini dilakukan dalam rumah warga sebaiknya di hentikan.
“Kalau razia di setiap pintu masuk kota Wamena dengan tujuan agar warga tidak membawa alat tajam atau peralatan perang masuk ke dalam kota Wamena ini cukup baik, tapi kalau razia di rumah -rumah terhadap alat -alat seperti parang, kampak dan sekop ini juga salah karena itu digunakan untuk bekerja kebun,”bebernya Jumat (13/6)
Sementara itu dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya kembali melaksanakan patroli dan sweeping gabungan bersama personel Polres Jayawijaya dan Satuan Brimob.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Polri dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di sejumlah titik rawan di seputaran Kota Wamena.
Patroli dimulai dari Makodim 1702/Jayawijaya dan menyusuri sejumlah jalan protokol, kawasan pasar, pemukiman padat penduduk, hingga titik-titik yang dianggap rawan gangguan keamanan.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…