Categories: BERITA UTAMA

Proses Hukum Enam Penyelundup BBM Dipastikan Berlanjut

Kolonel Dedy juga mengungkapkan bahwa penyelundupan BBM dilakukan karena perbedaan harga yang mencolok antara Indonesia dan PNG. “Harga BBM di Jayapura sekitar Rp10.000 per liter, sementara di PNG bisa mencapai 45 Kina atau sekitar Rp40.000 hingga Rp60.000 per liter,” jelasnya.

Terkait asal-usul BBM yang diselundupkan, saat ini Satrol masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Dengan jumlah BBM sebanyak itu, tidak mungkin disiapkan sendiri oleh para pelaku. Kami menduga ada pihak lain yang menjadi pemasok,” katanya. Hanya belum tahu BBM ini setelah disita akan diapakan. Digunakan oleh pihak Satrol atau dilimpahkan ke Rupbasan.

Ia pun mengimbau masyarakat agar turut aktif menjaga wilayah perairan Jayapura dari praktik kejahatan dan perusakan sumber daya laut. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk melindungi laut kita dari tindakan ilegal,” pungkas Kolonel Dedy. Sementara Satuan Patroli (Satrol) Lantamal X Jayapura kembali menggagalkan upaya penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sebanyak 825 liter ke Negara Papua Nugini (PNG). Penindakan ini terjadi pada Kamis, Juni 2025 sekitar pukul 17.00 WIT di perairan Tanjung Jar, Jayapura.

Komandan Satrol Lantamal X Jayapura, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula saat Tim Quick Response (TQR) Lantamal X Jayapura melaksanakan patroli rutin di perairan setempat dan mendeteksi sebuah longboat berkecepatan tinggi melaju dari arah Jayapura menuju perairan PNG.

“Awalnya kami deteksi secara visual, dan berdasarkan informasi dari tim intelijen, terlihat satu buah longboat membawa penumpang melintasi Tanjung Jar dengan arah keluar wilayah Indonesia,” jelas Kolonel Dedy Jumat (13/6).

Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga ke perairan Skouw. Setelah memberikan tiga kali tembakan peringatan ke udara, longboat tersebut akhirnya berhenti. Tim TQR pun langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kapal tersebut.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Tantangan Makin Kompleks, Harus Jadi Lulusan yang Adaptif, Inovatif, dan Berdaya Saing Tantangan Makin Kompleks, Harus Jadi Lulusan yang Adaptif, Inovatif, dan Berdaya Saing 

Tantangan Makin Kompleks, Harus Jadi Lulusan yang Adaptif, Inovatif, dan Berdaya Saing

    Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…

23 hours ago

Nakes, Guru, dan Kepala Distrik Jila Dievakuasi

Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…

23 hours ago

Serapan Anggaran Tinggi, Harus Berdampak Nyata bagi OAP

  Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…

24 hours ago

WNA Videokan Demo KNPB Dipastikan Bukan Jurnalis

Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…

1 day ago

Pemkot Biayai 15 Calon Mahasiswa OAP Port Numbay Studi ke Unhas

  Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…

1 day ago

Tekan Kemiskinan, OPD dan Jajaran  Harus Perkuat Kolaborasi

  Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…

1 day ago