Categories: BERITA UTAMA

Tokoh Adat Tabi Menerima Pegubin Masuk Provinsi Papua

SENTANI- Sejumlah perwakilan tokoh masyarakat adat, ondoafi, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan tokoh agama  di Wilayah Tabi, melakukan pertemuan dengan pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) untuk mendengarkan langsung  pemaparan dan diskusi bersama terkait dengan bergabungnya Kabupaten Pegunungan Bintang ke wilayah adat Tabi,  yang selanjutnya akan dijadikan sebagai  provinsi induk dari wacana pemekaran daerah otonomi baru di Wilayah Papua.

Dari hasil rapat terbatas dan diskusi tersebut,  secara umum masyarakat adat yang diwakili oleh sejumlah tokoh penting dari wilayah adat Tabi menyetujui atau menyepakati bahwa Kabupaten Pegunungan Bintang  boleh bergabung menjadi bagian dari wilayah administrasi Provinsi Tabiseri atau Papua.

Ketua Umum Presidium Pusat Masyarakat Adat Tabi selaku penggagas kegiatan ini, Ondofolo Ismail Isak Mebri mengatakan,  pihaknya selaku masyarakat adat di Wilayah Tabi  menerima dengan tangan terbuka bergabungnya Kabupaten Pegunungan Bintang ke Wilayah Tabi.

“Hari ini kita bersama-sama perwakilan dari beberapa toko adat atau ondofolo dari Mamberamo, Sarmi, Kabupaten Jayapura, Keerom dan  Kota Jayapura.  Mereka sudah sampaikan sendiri dan kita juga  sudah dengar.  Kami orang Tabi selalu menerima siapa saja yang datang di atas tanah kami. Itulah pesan dari para leluhur kami,”ungkap Ismail Isak Mebri, kepada sejumlah wartawan pada saat jumpa pers usai pertemuan di Sentani, Rabu (15/6).

Dia mengatakan,  secara wilayah adat, sebelumnya Pegunungan Bintang bergabung ke dalam Wilayah Lapago.  Namun secara administrasi jangkauannya terlalu jauh,  begitu juga ke Wilayah Animha.

“Dari beberapa toko adat dari Pegunungan Bintang,  mereka sampaikan kalau sampai Tabi tidak terima berarti akhirnya adat ini akan masuk ke PNG tapi tadi kami sudah tanya semua semua masyarakat  menerima,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Adat Tabi yang sudah menerima masyarakat Pegunungan Bintang bergabung bersama di Provinsi Papua.

“Pegunungan Bintang itu dari segi akses dan kebudayaan bersatu dengan kebudayaan Tabi dan Provinsi Papua. Dengan alasan itu keputusan masyarakat adat dari 34 distrik 277 kampung  kami bisa ada di Papua,”tandasnya.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

4 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

9 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

10 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

13 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

15 hours ago

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…

16 hours ago