Categories: BERITA UTAMA

Di Intan Jaya, Satu Prajurit TNI Dilaporkan Tertembak

JAYAPURA – Situasi keamanan di wilayah Meepago beberapa hari terakhir nampaknya mulai memanas. Setelah Kabupaten Dogiyai terjadi perampokan yang berujung dengan pembacokan seorang warga sipil yang akhirnya tewas, kini kontak senjata kembali terjadi di Kabupaten Intan Jaya.

Korbannya dilaporkan seorang anggota TNI dari Satgas Pamtas Yon 500. Kontak senjata ini terjadi antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan aparat TNI di wilayah Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Dalam baku tembak tersebut, salah satu anggota TNI tertembak.

Prajurit yang tertembak yakni Sertu Haris Syafii dari Satgas Pamtas yang bertugas di Pos TK Titigi. Ia  mengalami luka tembak di bagian perut  namun dalam kondisi sadar. Juru Bicara TPN OPM, Sebby Sembom, Senin (14/4)  mengatakan bahwa Mayor Aibon yang memimpin kontak tembak ini.

“Pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya melaporkan bahwa penyerangan tersebut dilakukan oleh Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya yang dibantu dari pasukan TPNPB Kodap III Ndugama dan Yahukimo, yang mengakibatkan satu personil militer Indonesia dari Yonif 500 mengalami luka tembak dibagian perut,” kata Sebby, Senin malam

Tak hanya itu, TPN mengklaim bahwa yang menembak Sertu Haris adalah seorang sniper. “Militer Indonesia hentikan aktivitasnya di Intan Jaya dan segera keluar. Sniper TPNPB kami telah siaga, Pos Titigi, Pos Mamba dan wilayah kantor Bupati menjadi sasaran target penembakan, pasukan kami telah siaga,” tambahnya. Sementara rencananya, Sertu Haris akan dievakuasi ke RSUD Timika.

Sebby menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari perlawanan bersenjata terhadap kehadiran militer Indonesia di wilayah Papua. “Ini adalah bentuk perlawanan yang akan terus dilakukan terhadap penjajahan Indonesia di atas tanah leluhur kami,” ungkap Sebby. Hingga berita ini ditulis belum ada statemen resmi dari pihak TNI maupun Polri. (ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Sebagian Pelaku dari Luar, Mabes Polri Turun Tangan

Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…

38 minutes ago

Tak Hanya Sedih Motor dan Mobil Terbakar, Tapi Juga Beri Dampak Traumatis

Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…

2 hours ago

Pulau Kimaam Tak Boleh Dikorek Untuk PSN

Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…

3 hours ago

Dari Retorika Kebijakan Menuju Aksi Teknis

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…

4 hours ago

Patroli Satgas Keamanan Identik Pengejaran Berujung Operasi Tempur

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…

5 hours ago

Tiga Jenazah Korban Jembatan Putus Ditemukan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…

6 hours ago