Pihaknya menginginkan, masyarakat luas mengetahui secara obyektif dugaan pelanggaran yang terjadi di selatan Papua saat ini. Karena itu, Tigor menegaskan bahwa momentum publikasi ini sengaja diakselerasi untuk mengawal proses hukum yang sedang bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura. Ungkapnya, Laporan HRIA ini tidak hanya dipublikasikan di Jayapura, namun dirancang untuk disebarluaskan di tiga lokasi strategis: Jayapura: Sebagai pusat konsolidasi gerakan sipil dan lokasi tempat persidangan PTUN berlangsung.
Kemudian, Merauke: Sebagai wilayah terdampak langsung oleh proyek ekspansi lahan dan aktivitas ekstraktif PSN. Terakhir di Jakarta: Sebagai pusat pembuat kebijakan nasional yang menentukan arah pembangunan dan perizinan di Tanah Papua. Melalui peluncuran ini, koalisi masyarakat sipil turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal dan menyaksikan secara langsung jalannya persidangan terbuka di PTUN Jayapura pada pekan depan sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan masyarakat adat Papua Selatan dalam mempertahankan hak-haknya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…