

Kejari Jayapura saat menggelar jumpa pers penetapan dan penahanam eks Kepala Bank Papua KCP Genyem atas kasus kredit fiktif di Kantor Kejari Jayapura, Selasa (12/8). (FOTO:Istimewa)
JAYAPURA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura resmi menetapkan mantan Kepala Bank Papua Cabang Pembantu (CP) Genyem tahun 2017 berinisial MB sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit fiktif senilai Rp5,75 miliar di Kantor Cabang Pembantu Genyem pada 2017.
Penetapan tersangka tersebut tertuang dalam Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura Nomor Print-01/R.1.10/Fd.1/08/2025 tanggal 13 Agustus 2025, setelah tim penyidik melakukan gelar perkara bersama Kepala Kejari Jayapura, para kepala seksi, jaksa, dan staf.
Kepala Kejari Jayapura, Stanley Yos Bukara, didampingi Kasie Pidsus Marvie De Oueljoe, menjelaskan bahwa penyidikan kasus ini sudah berlangsung sejak 29 Agustus 2022 dan telah diperbarui beberapa kali, terakhir melalui Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-02.b/R.1.10/Fd.1/08/2025 tanggal 7 Agustus 2025.
“Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka MB diduga melakukan sejumlah penyimpangan, antara lain pemberian kredit fiktif kepada enam debitur dengan plafon Rp1,35 miliar, pemberian kredit konstruksi untuk proyek pembangunan rumah tipe 36 di Merauke senilai Rp2,3 miliar, serta mengabaikan tagihan proyek untuk pelunasan kredit dua debitur senilai Rp1,2 miliar jelas Stanley Yos Bukara, saat jumpa pers di Kejari Selasa (12/8).
Page: 1 2
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…
Kampung yang menjadi satu dari empat kampung di Distrik Rafenirara ini berada tepat di bawah…
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…