Categories: BERITA UTAMA

Korban Tukang Ojek Dipastikan Bukan Intelijen

JAYAPURA –  Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani dengan tegas membantah pernyataan juru bicara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Sebby Sambom yang mengeluarkan pernyataan di akun facebooknya bahwa korban tukang ojek yang dibunuh adalah anggota intelijen TNI yang menyamar sebagai tukang ojek di Nabire.

Disini Faisal tegas menyatakan bahwa informasi tersebut  tidak benar sebab sudah dilakukan penyelidikan dan benar ojek bernama Ripin adalah warga sipil.

”Sudah kami lakukan investigasi, korban merupakan warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek, bukan anggota intelejen seperti yang dituding. Saya mau katakan bahwa kelompok TPN OPM ini memang sering menyebar hoax,” tegas Ka Ops Damai Cartenz, Kombes Faisal.

Selain suka menyebar hoax, Sebby dan timnya disebut juga kerap memutarbalikkan cerita seolah – olah mengetahui persis kejadian padahal lebih banyak mengambil data dari yang sudah terpublish kemudian mempublis dengan merubah narasi. ”Jadi sekali lagi kami pertegas tukang ojek ini adalah warga sipil,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada hari Selasa (11/7) telah terjadi pembunuhan terhadap seorang  bernama Ripin (21) pekerjaan swasta (Tukang Ojek) dan beralamat di Jln. Poros Nabire – Samabusa Kampung Sanoba, Samabusa.

Jenazah Ripin ditemukan disamping sepeda motor miliknya di Jalan Manobi, Kelurahan Bumi Wonorejo, Nabire.  Saksi yang menemukan jenazah langsung melaporkan penemuan tersebut ke Mapolres Nabire, dan polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Nabire.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Nabire, ditemukan 23 luka tusukan dengan benda tajam di sekitar punggung korban dan 2 luka tusukan di dada sebelah kiri korban. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

12 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

12 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

13 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

13 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

14 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

14 hours ago