Categories: METROPOLIS

Siapapun yang Terlibat Harus Diproses Hukum

JAYAPURA-Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey dengan tegas meminta  penegak hukum, agar semua yang terlibat di dalam proses penimbunan dan juga mendukung memperlancar proses penimbunan kawasan Taman Wisata alam hutan mangrove di wilayah kota Jayapura harus diproses secara hukum.

“Siapapun yang terlibat, oknum siapapun yang terlibat, dari institusi manapun, dalam kepentingan penimbunan itu, harus diproses hukum,” tegas Dr. Frans Pekey, M.Si, Jumat (14/7).

Dia mengatakan, Pemkot Jayapura tidak mengizinkan kawasan itu dirusak oleh siapapun.  Termasuk masyarakat adat juga tidak boleh. Kawasan itu harus dijaga sebagai sumber pemberi hidup bagi masyarakat adat terutama di Kampung Engros dan Tobati.

“Kita jaga kawasan ini sebagai sumber yang memberi hidup,  mama-mama itu mencari bia mencari kepiting di daerah itu.  Itu Soal kesinambungan hidup. Bagaimana kalau itu semua sudah ditimbun.  Bagaimana dengan kehidupan keluarga di kampung-kampung itu,” bebernya.

Dia mengatakan, semua masyarakat harus berpikir jangka panjang terkait dengan keberadaan kawasan itu,  termasuk ekosistem yang harus diselamatkan. Karena itu sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat.  Untuk itu Pemkot Jayapura memastikan akan tetap konsisten pada undang-undang dan peraturan tata ruang dan Perda yang sudah dikeluarkan oleh Pemkot Jayapura.

“Karena itu, siapa yang sudah jelas-jelas terlibat secara bersama, entah sengaja atau tidak sengaja, langsung ataupun tidak langsung  di dalamnya, yang mengeluarkan perizinan,  dalam proses memperlancar dan mendukung proses penimbunan,  siapapun itu diproses hukum,” tandasnya. (roy/tri)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

4 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

5 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

6 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

7 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

8 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

9 hours ago