Categories: PEGUNUNGAN

Bantah Informasi Tenaga Kontrak Masuk Tanpa Mekanisme

WAMENA – Informasi terkait dengan banyaknya tenaga Kontrak yang masuk untuk bekerja di Kantor Gubernur Papua Pegunungan tanpa melalui jalur perekutan dibantah Pj Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo, SH, MH bahwa hal itu tidak benar.

Ia juga sempat mempertanyakan siapa yang menginformasikan hal tersebut, sebab tidak ada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memasukan orang untuk tenaga kontrak tanpa melalui kemanisme, namun sebenarnya yang punya anggaran untuk merekut tenaga kontrak itu ada di setiap OPD, namun pemerintah secara resmi belum mengeluarkan pengumuman untuk merekut tenaga kontrak.

“ Tidak ada itu, siapa bilang kalau ada orang dimasukan tanpa mekanisme bekerja sebagai tenaga Kontrak di Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan?,”ungkapnya jumat (14/7).

Menurut Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Papua, untuk OPD yang ada tenaga Kontrak itu karena sudah ada anggarannya sehingga memang anggaran itu harus dimanfaatkan, kalau tidak nanti akan dikembalikan ke kas Negara.

“Kalau untuk honorer secara resmi dari pemerintah itu belum ada atau pengangkatan P3K itu belum ada kuota yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,”jelasnya

Sementara itu secara terpisah Kepala Badan Kepegawaian  dan Pengembangan  Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Pegunungan Sutrisno Richi Prayitno, S.Sos, MSi menyatakan, jika Instansinya tak mengurusi tenaga kontrak yang masuk di setiap OPD di lingkungan Pemda Provinsi Papua, karena anggarannya itu ada di masing –masing OPD.

“ Memang  ada 2000 honorer dari Provinsi Induk Papua yang akan disebarkan  ke 3 DOB. Mereka sudah mengirim nama tapi dari khusus dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan hanya bisa mengakomodir di tahun 2024 mendatang,”katanya.

Ia juga mengaku yang ditangani di BKP SDM Provinsi Papua Pegunungan hanya yang memiliki Nomor induk Pegawai (NIP). “Kami dari BKPSDM sendiri sudah mengajukan pengusulan untuk merekut CASN pada bulan September mendatang tahun 2023, namun masih menunggu masalah honorer di Kabupaten –kabupaten yang harus di selesaikan,”bebernya

Sutrtisno juga menambahkan jika dari mentri Pendayaguna aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah menyatakan selesai dan tak selesai masalah honorer ini nanti September ini akan tetap dibuka namun masyarakat jangan percaya dengan informasi yang tidak resmi.

“sampai sekarang kita belum ada pengumuman resmi perekutan CASN di lingkungan Pemrov Papua Pegunungan. Rencananya September ini, kita sudah usulkan namun belum ada kuota yang disetujui,”tambahnya. (jo)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

12 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

13 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

14 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

15 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

16 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

20 hours ago