Categories: BERITA UTAMA

Tenaga Medis Dipersiapkan, Saling Membackup

WAMENA – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya memastikan telah mempersiapkan petugas kesehatannya yang berada di puskesmas guna membeckup pelaksanaan Imunisasi dan pencarian kasus campak di wilayah kerjanya, dan juga saling membacup pelayanan satu dengan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Willy E Mambieuw, Sp. B menyatakan setelah pemerintah menyiapkan jadwal untuk melakukan imunisasi dan pencarian terhadap kasus campak di beberapa Distrik, dukungan dari dinas kesehatan saat ini adalah mempersiapkan tenaga medis yang bertugas di setiap puskesmas guna menindak lanjuti masalah ini sesuai dengan wilayah kerjanya.

“Kami dari dinas mempersiapkan petugas kami yang ada di setiap Puskesmas yang ada agar bisa bertindak sesuai dengan wilayah kerjanya , dalam menindak lanjuti KLB Campak di Kabupaten Jayawijaya,”ungkapnya rabu (14/6) kemarin.

  Menurutnya dalam penindakan campak ini, memang ada puskesmas yang tenaga kesehatannya masih kurang, namun ini bisa saling membackup, artinya apabila ada Puskesmas yang sudah selesai melakukan imunisasi dan pengobatan terhadap anak –anak yang terdampak campak itu petugasnya bisa diarahkan untuk membantu Puskesmas yang kekurangan petugasnya .

“Karena ini sudah menjadi KLB maka kita saling membackup satu dengan yang lainnya agar pelaksanaan imunisasi ini dan penindakan medis terhadap kasus campak ini bisa dilakukan dengan baik dan mencakup ke distrik –distrik yang sudah ada kasus tersebut,”jelas Kadinkes Jayawijaya.

   Ia juga menyatakan. Saling membackup pelaksanana imunisasi ini bisa dilakukan lantaran pemerintah telah membagi jadwal pelaksanaannya, sehingga bagi Puskesmas yang sudah selesai melakukan tugasnya bisa membantu Puskesmas yang lain, apalagi cakupan wilayah kerja juga berbeda –beda sehingga memerlukan bantuan dari petugas medis yang lainnya.

“Contoh seperti Puskesmas Bolakme itu membawahi beberapa distrik lain yang luas wilayahnya juga cukup besar, sehingga apabila tenaga medisnya kurang kita bisa mengarahkan petugas dari Puskesmas lainnya untuk bisa membantu,”kata dr. Willy

   Oleh karena itu Dokter Specialis Bedah RSUD Wamena meminta kepada petugas medis yang ada di seluruh puskesmas bisa saling membantu dalam melakukan penindakan terhadap KLB Campak di Jayawijaya sehingga masalah ini bisa diselesaikan dengan baik.

“Sesuai petunjuk dari Pemda Jayawijaya maka untuk KLB Campak ini dilakukan imunisasi dari 0 lagi sebab campak ini akan terus di tularkan dari satu pasien ke pasien yang lainnya,”tutupnya. (jo)

newsportal

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

1 day ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

1 day ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

1 day ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

1 day ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

1 day ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

1 day ago