

Pembantu Dekan I Fisip Uncen, Dr Melyana Pugu
JAYAPURA– Pembantu Dekan I Fisip Uncen, Dr Melyana Pugu dari pemangkasan ini dipastikan Papua bakal menerima dampak yang cukup menggoncang. Namun dikatakan harus ada inovasi dan solusi serta adaptasi yang dilakukan segera untuk menyesuaikan situasi tersebut.
Hanya disini dari analisanya sepatutnya pemerintah pusat mempertimbangkan atau mengkaji kembali terkait pemangkasan anggaran ini. Pasalnya Papua membutuhkan banyak anggaran untuk bisa mengejar ketertinggalan dari berbagai aspek. Tak bisa disamaratakan dengan daerah di wilayah barat yang sudah lebih dulu maju dalam berbagai hal termasuk menyangkut sarana infrastrukturnya maupun sumber daya manusianya.
“Papua sedang membangun, mengejar ketertinggalan. Jika anggaran daerah kembali dipangkas maka semakin sulit mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Pugu saat ditemui di Kotaraja, Kamis (13/2).
Ia berpendapat kementerian perlu memberikan kajian yang tepat kepada pemerintah atau presiden dengan melihat aspek tadi. Dari efisiensi anggaran hingga dilakukan refokusing diyakini memberi impact banyak banyak aspek terlebih menyangkut sektor pembangunan yang selama ini dijalankan.
Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan hingga turunannya. “Kerja-kerja bisa saja tidak maksimal dan bayang-bayang work from home (WFH) pelan-pelan akan terjadi. Kita tidak sedang covid namun situasi membuat demikian,” bebernya.
Disini ia menyarankan pemerintah pusat menerapkan kebijakan Asimetris Policy yang Affirmative atau kebijakan pengecualian yang sifatnya memproteksi.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…