“Program prioritas kami adalah bagaimana meminimalisir kasus-kasus yang terjadi bernuansa HAM berat. Serta bagaimana upaya dan mekanisme terhadap stackolder yang ada di Papua TNI-Polri, pihak swasta untuk membangun dialog, dan juga bagaimana melakukan dialog terhadap kelompok sipil bersenjata supaya upaya dialog kemanusiaan dapat berjalan lancar,” jelasnya.
Diketahui kata Frits dalam kegiatan evaluasi tersebut Komnas HAM mendapatkan catatan besar dari ALDP diantaranya; Pertama, Komnas HAM punya peran penting dan signifikan di papua. Kedua, Data kekerasan per daerah-daerah. Ketiga, mekanisme pengaduan. Keempat, klasifikasi peristiwa kekerasan HAM. Kelima, respon terhadap kasus kasus ekosob. Keenam, perlu dukungan dan komunikasi dengan pemda-pemda. Tujuh, isu pilkada di Papua. Delapan, mandat Komnas HAM Papua diperjelas. Sembilan, perbanyak kunjungan ke daerah dan sosialisasi mandat.
“Yang lebih menukik adalah ALDP mengingatkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar terhadap Komnas HAM dan ini menjadi tanggungjawab mobil bagi kami untuk menjadi bahan evaluasi,” tutup Frits. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…
Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…