“Program prioritas kami adalah bagaimana meminimalisir kasus-kasus yang terjadi bernuansa HAM berat. Serta bagaimana upaya dan mekanisme terhadap stackolder yang ada di Papua TNI-Polri, pihak swasta untuk membangun dialog, dan juga bagaimana melakukan dialog terhadap kelompok sipil bersenjata supaya upaya dialog kemanusiaan dapat berjalan lancar,” jelasnya.
Diketahui kata Frits dalam kegiatan evaluasi tersebut Komnas HAM mendapatkan catatan besar dari ALDP diantaranya; Pertama, Komnas HAM punya peran penting dan signifikan di papua. Kedua, Data kekerasan per daerah-daerah. Ketiga, mekanisme pengaduan. Keempat, klasifikasi peristiwa kekerasan HAM. Kelima, respon terhadap kasus kasus ekosob. Keenam, perlu dukungan dan komunikasi dengan pemda-pemda. Tujuh, isu pilkada di Papua. Delapan, mandat Komnas HAM Papua diperjelas. Sembilan, perbanyak kunjungan ke daerah dan sosialisasi mandat.
“Yang lebih menukik adalah ALDP mengingatkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar terhadap Komnas HAM dan ini menjadi tanggungjawab mobil bagi kami untuk menjadi bahan evaluasi,” tutup Frits. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum…
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DI (38) dan A (28). Penangkapan ini merupakan tindak…
Bupati Yunus Wonda mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dukungan bersama antara Pemerintah…
‘’Ada komitmen bersama untuk membangun bangsa dan negara. Dan juga kehadiran kodim 1707 Merauke tentu…
Kepala Kampung Karya Bumi, Muryani, menjelaskan bahwa lahan pemakaman umum tersebut dibeli dari pemilik tanah…
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya…