

Jenazah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Puncak Jaya berinisial TT yang ditemukan tergeletak dalam kondisi meninggal dan kemudian dievakuasi tim gabungan, Rabu (11/12). (Foto: Sebby For Cepos/Humas Polda)
JAYAPURA – Dari kontak tembak yang terjadi pada Selasa (10/12) lalu antara tim gabungan TNI Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ternyata menyisakan korban. Ini diketahui setelah personil gabungan dari Polres Puncak Jaya, Satgas Gakkum, Satgas Nanggala dan Satgas Tindak melakukan penyisiran hingga menemukan satu jenasah berinisial TT.
Jenazah TT akhirnya dievakuasi oleh aparat gabungan TNI-Polri bersama tim PMI Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (11/12). TT diketahui terlibat dalam penembakan Bripda Choisu Yason Norman Rumabar pada hari Selasa (10/12) lalu di Kampung Lungguineri Distrik Pagaleme Kabupaten Puncak Jaya. Ketika itu aparat sempat melakukan tembakan balasan namun ternyata mengenai TT saat kelompok ini hendak melarikan diri.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi membenarkan temuan jenasah KKB dan proses evakuasi tersebut. Ia mengatakan evakuasi berawal ketika personel Pos Kulirik memberitahukan ke piket Mako Polres Puncak Jaya bahwa tim PMI Kabupaten Puncak Jaya menerima informasi dari masyarakat ditemukan mayat di Kali Ulu, pada Rabu (11/12) sekira pukul 14.00 WIT.
“Mendapat informasi tersebut, Personil gabungan dari Polres Puncak Jaya, Satgas Gakkum, Satgas Nanggala dan Satgas Tindak mendatangi Pos Kulirik untuk mengkonfirmasi terkait laporan tersebut,” ucap Kabid Humas dalam press rilisnya.
Lanjutnya, setelah dilihat bahwa benar jenazah tersebut merupakan salah satu pelaku penembakan terhadap Personil Polres Puncak Jaya Bripda Choisu.
“Saat ini Polres Puncak Jaya telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga yang diterima oleh Kepala Distrik Muara,” ujarnya.
Page: 1 2
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…