Categories: BERITA UTAMA

Ada Negara di Pasific yang Terancam Tenggelam

JAYAPURA – Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) dan Universitas Cenderawasih (Uncen) telah menggelar Konvensi Nasional XV 2024 yang mempertemukan para akademisi untuk membahas isu global, khususnya Indo-Pasifik, mulai dari perubahan iklim hingga ekonomi di Universitas Cenderawasih, Papua.

Konvenas ini awalnya dijadwalkan selesai pada 11 Oktober namun pada Kamis malam berhasil dirampungkan dan dipercepat. Ketua panitia konvenas XV AIHII, dan juga Ketua pusat studi Indo-pasifik Uncen, Dr Melyana R Pugu, mengatakan bahwa banyak point-point penting yang dibahasdalam konvensi tersebut termasuk perubahan iklim hingga negara virtual.

Disampaikannya konvensi itu diikuti oleh semua dosen-dosen hubungan internasional di seluruh Indonesia yang isinya guru-guru besar (Profesor), pakar hubungan internasional, serta para praktisi dan akademisi.

“Memang untuk asosiasi ini sifatnya tertutup, walaupun kita sifatnya internasional tetapi yang di dalamnya adalah semua prodi hubungan internasional yang terdaftar atau universitas yang terdaftar di dalam asosiasi,” jelas Dr Melyana, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/10).

Melyana mengatakan ada beberapa poin penting yang dibahas dalam konvensi itu salah satunya adalah terkait dengan isu keamanan tradisional dan Non-Tradisional di Indo-Pasifik yang perlu ditanggapi dengan serius.

“Semua hal yang kita bicarakan dari hari pertama hingga penutupan tadi malam, Kamis (11/10) itu adalah masih seputar isu-isu keamanan tradisional dan Non-Tradisional di kawasan Indo-Pasifik tentunya,” ungkapnya.

Dr Melyana menyebut saat ini asosiasi AIHII tetap berdiri dalam standing position terhadap ilmu hubungan internasional dan tidak akan kemana-mana.

Dirinya juga menegaskan bahwa program study hubungan internasional tetapi membahas semua isu dan fenomena internasional yang berkaitan dengan setabilitas negara, baik di tingkat lokal, regional maupun internasional.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

15 minutes ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 hour ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

2 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

3 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

4 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

5 hours ago