Categories: BERITA UTAMA

MRP Tetapkan Dua Cagub dan Cawagub Papua Asli OAP

JAYAPURA – Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua telah menggelar rapat pleno terkait pemberian pertimbangan dan persetujuan MRP tentang syarat keaslian orang asli Papua (OAP) Bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Papua. Hasilnya memutuskan jika dua pasangan calon baik gubernur maupun wakilnya adalah 100  persen Orang Asli Papua (OAP).

Momentum ini berlangsung di ruang sidang utama lantai 12 Gedung Tifa Kantor MRP Papua, Kamis (12/9) sore. Ketua MRP Papua, Nerlince Wamuar Rollo mengatakan sebagai lembaga kultur orang asli Papua wajib melakukan verivikasi keaslian orang asli Papua terhadap pasangan gubernur dan wakil gubernur yang diusulkan oleh KPU Papua. Ia menambahkan bahwa melalui verivikasi itu dapat memastikan kedua calon tersebut adalah orang asli Papua.

“Kami turun sesuai data dari Kota Jatapura, Biak Numfor, Kepualuan Yapen dan Mappi,” kata Nerlince. MRP telah melakukan ferivikasi vaktual dari kedua bacalon dengan berbagai pertimbangan. Untuk itu berharap, apa yang nantinya dilakukan diperuntukan untuk bersama-sama menjaga dan melindungi hak kesulungan orang asli Papua.

“Saya berharap kita sama-sama menjaga dan melindungi hak kesulungan orang asli papua karena selama ini pemilihan walikota /bupati sudah diisi oleh saudara-saudara kita dari nusantara tetapi hak kesulungan milik OAP,” tambahnya. Ditempat yang sama Ketua Pansus Pilkada 2024 MRP Papua, Izak R Hikoyabi menyampaikan terkait MRP membutuhkan dana Rp 2 miliar percalon untuk melakukan verifikasi keaslian OAP itu dibantahkan oleh Izak.

Izak mengatakan bahwa informasi itu tidak benar adanya. Yang benar kata Izak MRP hanya mengusulkan ke pemerintah provinsi Papua sebanyak Rp 2 miliar untuk kedua bakal calon bukan per calon atau orang. “Itu adalah usulan kami, usulan kami sekitar Rp 2 miliar untuk secara keseluruhan namun penggunaannya tidak sampai Rp 2 miliar,”  tangkis Izak. Mantan Komisioner KPU Kabupaten Jayapura ini menjelaskan untuk anggaran verifikasi secara keseluruhan diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

17 hours ago

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

18 hours ago

Kapal Papua Baru Tenggelam di Pelabuhan Jayapura

Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…

18 hours ago

Pomdam XVII/Cenderawasih Mulai Selidiki Tewasnya Kevin

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…

19 hours ago

Kaya Akan Biodiversity, Upaya Pelestarian Perlu Dilakukan Secara Kolaborasi

Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…

20 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik Sudaryati

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…

1 day ago