Categories: BERITA UTAMA

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

MERAUKE – Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga kuat disebabkan masih adanya anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi campak atau Measles Rubella (MR) pada usia yang seharusnya. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke Edo Tumanggor menjelaskan, anak-anak yang terpapar campak diduga tidak menerima imunisasi saat berusia 9 bulan hingga 7 tahun, sehingga tidak memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut.

“Penyebab yang paling kuat diduga adalah anak tersebut tidak mendapatkan imunisasi campak atau MR pada usia 9 bulan sampai 7 tahun. Itu yang menjadi kendala sehingga kasus ini muncul,” kata Edo Tumanggor kepada media ini di Merauke, Selasa (23/6). Menurutnya, petugas kesehatan selama ini telah berupaya maksimal melaksanakan pelayanan imunisasi.

Namun keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada peran orang tua untuk membawa anak mengikuti imunisasi, baik melalui Posyandu maupun program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). “Kami menyadari peran tenaga kesehatan sudah maksimal, tetapi yang paling utama adalah peran orang tua. Bisa jadi saat pelaksanaan imunisasi di Posyandu maupun BIAS, anak tersebut tidak dibawa sehingga tidak mendapatkan vaksin,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, Dinas Kesehatan telah mengirimkan 17 sampel ke laboratorium di Surabaya. Hingga saat ini, hasil yang telah diterima menunjukkan sembilan sampel dinyatakan positif campak. “Hasil yang kembali positif baru 9 sampel. Sementara 8 sampel lainnya yang dikirim ke Surabaya, sampai sekarang hasilnya belum keluar,’’ katanya. Dengan ditemukannya kasus tersebut, pemerintah menetapkan kondisi ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.

Sebagai tindak lanjut, telah menyiapkan program Outbreak Response Immunization (ORI) untuk memutus rantai penularan di wilayah terdampak. Sambil menunggu pelaksanaan ORI dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke terus melaksanakan imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak yang menjadi sasaran. Pihaknya juga mengimbau seluruh orang tua agar tidak melewatkan setiap program imunisasi yang diselenggarakan pemerintah.

“Kami mengingatkan kepada seluruh orang tua agar ketika ada program imunisasi dari petugas kesehatan, anak-anak wajib diikutsertakan agar terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” terangnya. Dijelaskan, kasus campak ini terjadi kepada anak-anak yang ada di Kampung Kuper, Distrik Semangga Kabupaten Merauke yang pertama ditemukan sekitar bulan Februari 2026. Sementara sampel dikirim ke Laboratorium Surabaya sekitar bulan April 2026 lalu. (ulo/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

23 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

1 day ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago