Keempat, Mengecam dan tolak wacana tambang emas di Blok Wabu, di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Kelima, Tarik militer organik dan non organik dari seluruh Tanah Papua. Keenam, Hentikan operasi militer Indonesia terhadap masyarakat sipil terutama di Intan Jaya, Yahukimo, Nduga, Pengunungan Bintang, dan Puncak.
Ketujuh, segera adili, serta pecat 4 pelaku anggota Brimob penembak Tobias Silak di Yahukimo pada 20 Agustus 2024. Delapan, Segera ungkap pelaku yang melempar Bom Molotov di Kantor Jubi pada 16 Oktober 2024.
Terakir, Berikan Hak Menentukan Nasib sendiri sebagai solusi demokratis. “Jadi kami ingin memastikan data dan kondisi dilapangan seperti pulau Batang Pele, Manuran dan Kawei. Serta Pulau Gag agar menjadi Kajian Ilmiah kami Mahasiswa dan Pemuda Papua Barat Daya di Kota Study Jayapura,” tandasnya. (kar/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…
Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…
Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…
Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…