Categories: BERITA UTAMA

Tiga Nama Calon Wagub Papua Akan Diusulka


JAYAPURA-Partai koalisi pengusung Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur (Wagub) almarhum Klemen Tinal akhirnya angkat suara soal lowongnya kursi wakil gubernur. Diakui saat ini banyak pandangan dan suara-suara dari masyarakat terkait sosok yang dianggap tepat. Hanya saja menurut Ketua Tim Koalisi, Mathius Awoitauw didampingi Sekretaris Tim Koalisi, Kusmanto tentang siapa yang akan duduk sebagai wakil gubernur akan ditentukan oleh koalisi.
Dalam koalisi sendiri ada 8 partai yang memiliki hak suara yaitu Partai Demokrat, Partai Golkar, NasDem, PKS, Hanura, PKB, PKPI dan PAN. “Atas nama koalisi Parpol pengusung Lukmen kami sudah berkomunikasi dan dari kepergian Wakil Gubernur Klemen Tinal, kami bertanggung jawab untuk proses pengisiannya kembali. Sebab koalisi ini berlangsung selama 5 tahun,” ungkap Mathius Awoitauw yang juga Ketua DPD Partai NasDem Provinsi Papua kepada wartawan di Hotel Aston Jayapura, Minggu (13/6).
Hanya saja pikahnya dari koalisi belum mau membuka suara dan mendorong proses ini karena masih dalam suasana kedukaan. Mereka menunggu hingga 40 hari barulah akan dilakukan rapat koordinasi membahas tentang posisi wagub. “Kami sengaja tidak merespon apa-apa karena belum 40 hari. Namun dalam waktu dekat kami akan undang para pimpinan partai koalisi untuk didengar pendapatnya dan kami juga akan dengar arahan Gubernur Lukas Enembe. Sebab ini berpasangan dan harus cocok,” tambah Mathius.
Ia menyebut nantinya ada 3 nama yang diusulkan ke DPR Papua kemudian akan dipilih satu nama. Hanya nama – nama ini hingga kini belum diketahui siapa saja. “Yang jelas pengusulannya sesuai dengan mekanisme dan perundang – undangan yang ada. Kami memang melihat di berbagai media kelompok – kelompok sudah mulai bicara siapa yang diusung termasuk kelompok masyarakat. Namun sesungguhnya koalisilah yang nantinya akan menyampaikan secara resmi,” tegasnya.
Ia memastikan mekanisme ini akan berjalan namun masyarakat harus tetap bersabar, sebab semua masih dalam suasana berduka.
Sekretaris Tim Koalisi, Kusmanto menambahkan bahwa koalisi sangat merasa kehilangan namun pihaknya juga menghargai adat dan suasana duka.
“Setelah itu kita akan bicara pengganti almarhum sesuai mekanisme yang ada. Kalau di medsos banyak yang muncul, saya pikir ini wajar-wajar saja namun yang tentukan adalah koalisi. Kita dari 8 partai pengusung memiliki posisi yang sama dan tak ada yang tinggi dan rendah,” tambahnya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

11 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

12 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

13 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

14 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

15 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

15 hours ago