

Anggota Brimob tengah siaga setelah terjadi kontak senjata antara TNI-Polri dengan KKB Jumat (10/5) lalu. (foto:SATGAS DAMAI CARTENZ untuk cepos)
JAYAPURA – Situasi keamanan di Distrik Homeyo Intan Jaya pada Jumat, (10/5) mendadak ramai. Ini setelah aparat keamanan (Apkam) TNI Polri melakukan kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Itu terjadi sekira pukul 14.30 WIT hingga pukul 15.30 WIT.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno mengatakan sekira pukul 14.15 WIT personel memperoleh informasi dari jaringan di lapangan bahwa KKB akan lakukan penyerangan terhadap Polsek dan Koramil, dimana saat itu KKB sudah berada di sekitar Kampung Pogapa.
“Pada pukul 14.20 WIT, Satgas Nanggala dan Satgas Belukar Ops Damai Cartenz melakukan pemantauan dan memonitor beberapa anggota KKB yang sedang bersiap-siap untuk menyerang Polsek dan Koramil,” kata Bayu.
Lalu pukul 14.25 WIT, tim melakukan tembakan ke arah posisi KKB yang kemudian direspons dengan kontak tembak langsung,” sambungnya.
Menurut Kasatgas Humas, kontak senjata tersebut berlangsung hingga pukul 15.25 WIT, di mana sudah tidak terdengar lagi bunyi letusan senjata baik dari pihak TNI-Polri maupun KKB dan dari kontak tembak ini tidak ada korban jiwa dari pihak aparat keamanan.
“Saat ini, seluruh jajaran aparat keamanan baik TNI-Polri masih berada dalam kesiagaan satu, terus memantau setiap pergerakan KKB,” tutup Bayu Suseno.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…