Simon menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan sementara, aktivitas tambang tradisional yang cukup menonjol ditemukan di beberapa wilayah, antara lain kawasan Paldam di Distrik Jayapura Utara, kawasan Buper Waena, serta wilayah Polimak dan sekitarnya di Distrik Jayapura Selatan.
DLHK Kota Jayapura berharap melalui pendataan ini pemerintah dapat mengambil langkah penanganan yang tepat guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana bagi masyarakat di sekitar lokasi tambang.
Hanya saja meski sudah diperingatkan untuk menghentikan aktifitas serta menutup lokasi tambang, ternyata aktifitas pendulangan masih tetap dilakukan hingga kini. (kim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…
Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…
Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…