Categories: BERITA UTAMA

Bupati Terpilih Bakal Dihadirkan Dalam Sidang

JAYAPURA – Roda penyelidikan dan penyidikan teradap kasus korupsi dana PON Papua terus bergulir. Kasus ini menjadi hangat karena telah memperkarakan sejumlah pejabat di Papua yang menempati posisi strategis dalam pemerintahan.

Dan yang terbaru, bola panas ini baru saja menarik kembali uang sebesar Rp 5,162 miliar dari tangan agen sponsor berinsial AS. Dari jumlahnya total pengembalian korupsi dana PON hingga kini telah mencapai Rp 20,762.764.866 dari kerugian negara mencapai ratusan miliar.

Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon Mahuse mengatakan, status AS dalam kasus ini masih sebatas saksi. Ia kemudian mengembalikan uang Rp 5 miliar lebih dengan dititipkan di rekening RPL Kejaksaan Tinggi Papua.

“Pengembalian uang tersebut setelah dikeluarkannya surat perintah penyidikan yang baru, dan AS sendiri statusnya sebagai saksi dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Nixon saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (12/3) malam.

Kata Nixon, AS mengembalikan uang sebesar itu atas inisiatifnya sendiri. Sementara itu, menyikapi adanya nama baru yang disebutkan saksi saat persidangan di Pengadilan Negeri Jayapura baru-baru ini. Nixon mengaku Kejaksaan Tinggi Papua sudah menindaklanjutinya dengan mengeluarkan surat perintah penyidikan bagian kedua.

“Nama-nama yang disebutkan saksi (saat di pengadilan-red) sudah kita masukan dalam dakwaan dan akan kita panggil dalam waktu dekat. Jika kemudian dalam pemeriksaan memenuhi alat bukti, akan kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Nixon.Jika disimak maka jelas bahwa nama Yunus Wonda yang berstatus sebagai bupati terpilih di Kabupaten Jayapura juga akan terseret.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago