Categories: BERITA UTAMA

Usai Diumumkan Langsung Tuai Protes

Toto menerangkan dalam peraturan yang telah dilanggarkan oleh pansel itu banyak hal-hal yang sangat merugikan Calon sehingga membuat beberapa calon merasa keberatan. Oleh sebab itu pihaknya akan melakukan aspirasi kepada pemerintah dalam hal ini Mendagri.

Menurutnya Pansel telah melakukan praktek nepotisme dalam seleksi DPRP pengangkatan. Karena itu ia meminta Mendagri untuk segera bubarkan Pansel yang saat ini dan ganti dengan Pansel yang baru. Sebagai contoh Ketua Dewan Adat Tabi itu mengatakan di Kabupaten Jayapura dari jumlah sebanyak 61 calon yang ikut calon sebanyak 21 orang yang lolos administrasi. Yang menjadi kejangalan kata Toto adalah dari jumlah 21 orang yang lolos tiba-tiba belakangan ditambah dua orang.

“Dari 21 orang ternyata terjadi penambahan dua orang tanpa melalui seleksi administratif dan rekomendasi dari ketua adat setempat. Sehingga menjadi 23 orang dari kabupaten Jayapura. Dua orang ini dari mana?,” tanyanya. Bahkan dua orang ini lolos hingga tahap selanjutnya. Setelah diusut-usut ternyata menurut Daniel Toto keduanya bisa lolos  karena memiliki hubungan dekat dengan Pansel.

“Inikan melanggar aturan. Mana ada orang yang baru selesai S2 dari Amerika langsung diangkat menjadi DPRP, kan tidak masuk akal pengalamannya dari mana? dia tahu adat ka tidak,” cecarnya. “Jadi dua orang ini lolos sampai penetapan,ada yang hubungan dekat dengan anggota MRP,” tandasnya.

Adapun Tujuh pelangaran yang menjadi sorotan terhadap pelanggaran prosedur, ketidakadilan, dan ketidaksesuaian dengan aturan yang berlaku antara lain; pertama, Ketidaksesuaian Jadwal Tahapan pleno penetapan calon terpilih yang dijadwalkan pada 9 Januari 2025 berdasarkan Peraturan Pansel Nomor 3 Tahun 2024 terlambat diumumkan hingga 11 Januari 2025.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Lokasi Tambang Tradisional Mulai Dilakukan PendataanLokasi Tambang Tradisional Mulai Dilakukan Pendataan

Lokasi Tambang Tradisional Mulai Dilakukan Pendataan

Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…

1 day ago

Zakat Fitrah 1447 H di Kab. Jayapura Sebesar Rp 50 Ribu, Atau 2,5 Kg Beras

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…

1 day ago

Korban yang Disiram Bensin Akhirnya Tewas

Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…

1 day ago

DLH Kab. Jayapura Segera Pangkas Dahan Pohon yang Rimbun

Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…

1 day ago

Tak Hanya Kepala Daerah, Rumah Sakit Juga Diperingatkan Gubernur

Selain kepala daerah, gubernur juga mengingatkan kepada direktur dan seluruh tenaga medis untuk senantiasa siap…

1 day ago

DPMPTSP Kabupaten Jayapura dan BEI Papua Bahas Perluasan Akses Pasar Modal

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis untuk…

1 day ago