

Irjen Pol Patrige Renwarin (foto:Humas Polda Papua for Cepos)
JAYAPURA-Kapolda Papua Irjenpol Patrige Renwarin mengatakan jajaran intelejen telah menyusun analisis mengenai potensi yang berpeluang terjadi pasca pengumuman hasil gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun wilayah yang cukup berpotensi terjadinya konflik adalah wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.
Karenanya mulai sekarang pihaknya terus melakukan pendekatan prefentif dengan membangun komunikasi antar pendukung dari masing-masing pasangan calon Kepala Daerah (Cakada).
“Kami sekarang mulai mendekat dengan masing masing pendukung paslon tujuannya menjamin situasi kamtibmas pasca pengumuman di MK nanti,” ujarnya pekan kemarin.
Khusus Papua Induk dan Papua Selatan diakui tidak terlalu memiliki potensi yang mengkhawatirkan sehingga fokus perkuatan pasukan lebih diberikan kepada dua provinsi di atas. Polda mendekati masing-masing kandidat termasuk para tokoh yang berpengaruh untuk ikut memberikan pemahaman kepada masing masing pendukungnya.
Selain itu juga karena personel terkosentrasi di dua wilayah tersebut sehingga persiapan pengamanan baru akan dilaksanakan menjelang putusan MK. “Nanti H-5 putusan MK baru kita persiapkan karena personel terfokus di dua wilayah ini sehingga kita tidak terlalu perlu persiapan khusus,” jelas Patrige.
Page: 1 2
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…
Puan mengharapkan aksi demonstrasi itu tidak menimbulkan kericuhan. Lebih baik, menurut dia, peserta demonstrasi juga…
Ia menegaskan, pernyataan yang disampaikannya dalam forum tersebut merupakan pandangan pribadi. "Pada kesempatan ini saya…