

Irjen Pol Patrige Renwarin (foto:Humas Polda Papua for Cepos)
JAYAPURA-Kapolda Papua Irjenpol Patrige Renwarin mengatakan jajaran intelejen telah menyusun analisis mengenai potensi yang berpeluang terjadi pasca pengumuman hasil gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun wilayah yang cukup berpotensi terjadinya konflik adalah wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.
Karenanya mulai sekarang pihaknya terus melakukan pendekatan prefentif dengan membangun komunikasi antar pendukung dari masing-masing pasangan calon Kepala Daerah (Cakada).
“Kami sekarang mulai mendekat dengan masing masing pendukung paslon tujuannya menjamin situasi kamtibmas pasca pengumuman di MK nanti,” ujarnya pekan kemarin.
Khusus Papua Induk dan Papua Selatan diakui tidak terlalu memiliki potensi yang mengkhawatirkan sehingga fokus perkuatan pasukan lebih diberikan kepada dua provinsi di atas. Polda mendekati masing-masing kandidat termasuk para tokoh yang berpengaruh untuk ikut memberikan pemahaman kepada masing masing pendukungnya.
Selain itu juga karena personel terkosentrasi di dua wilayah tersebut sehingga persiapan pengamanan baru akan dilaksanakan menjelang putusan MK. “Nanti H-5 putusan MK baru kita persiapkan karena personel terfokus di dua wilayah ini sehingga kita tidak terlalu perlu persiapan khusus,” jelas Patrige.
Page: 1 2
Kejadian bermula ketika pasien atas nama SS (40), dalam kondisi kritis dan mendapat tindakan medis…
Kacang goreng atau kripik tempe dan sepotong roti menjadi topik yang dibahas. Ada juga yang…
Penyediaan makanan nantinya akan berpusat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik BGN. Titik-titik SPPG…
Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang, Muhammad Arif Zuhri, yang juga alumni Fakultas Syariah…
Menurut CPJ, Israel bertanggung jawab atas dua per tiga dari total pembunuhan wartawan sepanjang tahun…
Demi tampil glowing dan bebas jerawat, Desty, 34, wanita asal Jakarta Selatan, pernah terjebak dalam…