Categories: BERITA UTAMA

KPU Papua Optimis Bakal Menangkan Gugatan di MK

JAYAPURA– Ketua KPU Papua, Steve Dumbon berpendapat bahwa peluang pasangan calon Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri-Aryoko Rumaropen (MARI-YO) untuk menang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pilkada Papua tahun 2024 tipis.  Pasalnya beberapa objek gugatan yang dilayangkan melalui kuasa hukumnya ternyata pernah ditolak di Mahkamah Agung.

Adapun Mari-Yo mengguat KPU Papua dengan dua point yakni prosedur pencalonan dan proses pungut hitung.  Terkait prosedur pencalonan Mari-Yo menggugat KPU Papua sebab diduga melanggar aturan karena meloloskan paslon Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai (BTM-YB) menjadi peserta Pilkada Papua Tahun 2024 dengan menggunakan berkas ilegal.

Lalu ada juga surat berkaitan dengan keterangan tidak pernah dipidana dengan ancaman 5 tahun kemudian surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya. Ini lebih pada calon wakil gubernur, Yermias Bisai yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Jayapura.

Mari-Yo mengklaim bahwa berkas yang digunakan YB sebagai salah satu syarat pencalonan di Pilkada Papua adalah ilegal. Tidak hanya itu objek gugatan lain dari Koalisi Kim Plus ini berkaitan dengan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan YB. Dimana Bupati Waropen ini diduga pernah melakukan mutasi pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Waropen tanpa izin Mendagri.

Objek gugatan tersebut kata Ketua KPU Papua Steve Dumbon berpeluang akan ditolak MK, sebab  telah memiliki putusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA) yang menunjukan bahwa YB tidak terbukti melanggar aturan sehingga prosedur pendaftarannya sah secara hukum.

  “Jadi objek gugatan ini sama, artinya mereka sudah pernah digugat di  Bawaslu Papua, PTTUN, hingga Kasasi di MA, hasilnya sama kami tetap menang artinya kami tidak terbukti melanggar aturan,” ujarnya kepada wartawan di Hotel Swisbell, Kota Jayapura, Papua, Jumat (10/1).

“Tidak hanya di MK, di DKPP pun kami tidak terlalu mempersiapkan diri karena materi yang sama juga digugat lagi di DKPP,” sambungnya.  Hanya saja yang perlu dipersiapkan kuasa hukum adalah berkaitan dengan proses pungut hitung. Dimana Mari-Yo mengguat KPU terhadap hasil pungut hitung di Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Sarmi.

Akan tetapi jika mengacu pada penjelasan Juru Bicara BTM-YB, Marshel Monim pada 30 Desember 2024 lalu bahwa hasil pleno di dua daerah tersebut tidak ada bukti yang menunjukan BTM-YB menang karena hasil curang. Sebab selama proses pleno rekapitulasi mulai tingkat Distrik, maupun tingkat KPU Kabupaten tidak ada keberatan khusus tertulis yang diajukan saksi Mari-Yo sehingga dianggap hasil pleno yang ditetapkan KPU Papua terhadap kedua Kabupaten tersebut jelas-jelas legal.

Diketahui tahapan sidang untuk Provinsi Papua khususnya untuk Gubernur akan dilaksanakan 15 Januari 2025 mendatang. Pada persidangan ini Mari-Yo sebagai Pemohon akan membacakan materi gugatannya. 

“Nanti tiga hari setelah itu, MK akan bacakan putusan dismisal, apabila materi gugatan Pemohon memenuhi syarat atau cukup bukti maka dilanjutkan ketahap selanjutnya, tapi jika tidak memenuhi syarat atau tidak cukup bukti maka putusannya ditolak,” jelas Steve.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

6 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

7 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

8 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

9 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

11 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

12 hours ago