

Plt Kepala Bapenda Papua, Subhan (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua, akan mengoptimalkan semua aset milik Pemerintah Provinsi Papua untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Hal ini setelah terjadinya pemangkasan anggaran yang dilakukan pusat ke daerah yang masih akan berlanjut hingga tahun 2026 mendatang.
“Anggaran pemangkasan dari pusat cukup signifikan, maka daerah berpikir untuk mencari cara menutupi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026,” kata Plt Kepala Bapenda Papua, Subhan, kepada Cenderawasih Pos, Kamis (11/12).
Sambungnya, dengan pemangkasan tersebut, maka perlunya mengoptimalisasi semua pemanfaatan aset-aset kekayaan daerah yang ada di Provinsi Papua. Terutama aset gedung maupun tanah yang bisa disewakan.
“Yang bisa disewakan maka kita sewakan agar bisa meningkatkan PAD, daripada nganggur. Semua aset kita manfaatkan termasuk Hotel Mapia di Biak, milik Pemprov,” terangnya.
Selain itu, sumber PAD yang bisa digarap untuk memaksimalkan minimnya transfer pusat ke daerah yaitu khusus item pajak yang over, akan dinaikan 10 persen sesuai aturan. Seperti retrubusi jasa usaha dan PPI Hamadi.
“Hanya celah itu yang bisa kita mainkan untuk meningkatkan PAD disamping kita manfaatkan aset,” terangnya.
Page: 1 2
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…